View Full Version
Senin, 14 Apr 2014

Copet Berjimat & Tanpa Celana Dalam Tertangkap di KRL di Stasiun Depok Baru

JAKARTA (voa-islam.com) – Tidak sedikit pelaku kejahatan seperti pencopet, Pencuri, dan perampok menggunakan ilmu hitam (baca,- ilmu setan) dengan melakukan ritual tertentu dan memakai jimat. Pagi tadi, Senin, 14 April 2014, Petugas Keamanan PT KAI berhasil membekuk copet spesialis penumpang kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek di Stasiun Depok Baru, Depok, Jawa Barat, yang diduga menggunaan ilmu hitam. Saat dibekuk, Dedi (28) tidak memakai celana dalam. Bukan hanya itu saja, petugas juga menemukan jimat di pinggang Dedi.

Penemuan jimat ini memperkuat dugaan Petugas Keamanan Dalam Stasiun Depok Baru, Dedi menggunakan ilmu hitam dalam aksi copetnya. Tujuannya, agar aksinya berjalan mulus.

“Memang ada kelompok copet yang mempercayai jika tidak mengenakan celana dalam maka aksinya berjalan mulus. Bukan kali ini saja, sudah dari dulu," kata Komandan Regu Petugas Keamanan Dalam Stasiun Depok Baru, Yucki.

Selain bagian dari syarat ilmu hitam, kemungkinan lain, lanjut Yucki, Dedi tak memakai celana dalam agar tidak ditelanjangi massa. "Kemungkinan lain ialah biar tidak ditelanjangi. Terlepas dari itu, kami khawatir pelaku dengan gaya seperti ini kemungkinan juga melakukan pelecehan seksual karena itu tadi, dia tidak mengenakan celana dalam," ucap dia.

Namun Dedi yang tertangkap basah setelah berupaya mengambil HP dari saku celana Debiar Alistarangkuti, salah satu penumpang wanita commuter line Depok-Jakarta, tidak mengakui aksi bejatnya itu. Dedi berdalih lupa memakai celana dalam lantaran usai berhubungan badan dengan istrinya. "Tidak Pak, ini bukan biar bisa kebal. Saya cuma lupa tadi malam habis berhubungan sama istri," ucapnya.

Pengakuan Dedi, aksinya tersebut banyak menyasar HP yang dibawa penumpang. "Ampun Pak, iya biasanya HP yang saya curi saya jual ke kawan Rp150 ribu sampai Rp 200 ribu," kata Dedi saat diperiksa petugas di Stasiun Depok Baru, seperti yang ditulis viva.co.id, Senin, 14 April 2014.

Perlu diketahui, saat beraksi, Dedi selalu berpenampilan rapi, mengenakan kemeja, celana bahan dan berdasi serta membawa berkas.

Dia bergaya layaknya pekerja kantoran. Petugas yakin Dedi adalah pemain lama yang kerap 'bergentayangan' dan mencari mangsanya di dalam kereta. [PurWD/vv/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version