View Full Version
Sabtu, 17 May 2014

PKS Mendeklarasikan Dukungannya Kepada Prabowo, Dapatkah Menjaga Kepentingan Umat Islam?

JAKARTA (voa-islam.com) - PKS sesudah berlabuh pada SBY dan Demokrat selama satu dekade (sepuluh tahun), akhirnya berlabuh kepada Prabowo dan Gerindra. Ini sebuah perubahan baru. Di mana PKS bersama dtiengan PPP, dan PAN, akan mengusung Prabowo dan Hatta dalam pilpres mendatang.

Prabowo dan Hatta resmi akan bersanding dalam pilpres Juli mendatang. Prabowo dengan sikapnya yang sangat 'nasiosnalis' dan anti kapitalis itu, dan terus menggelorakan semangat nasionalisme masih perlu diuji. Namun, sosok Prabowo menjadi anti tesa SBY, yang memiliki karakter yang tegas, berani, dan memiliki jiwa nasionalisme. Namun, semuanya harus dibuktikan, apakah Prabowo benar-benar bisa menjaga kepentingan nasional Indonesia? 

Sementara itu, PKS akan mendeklarasikan untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra guna mendukMung Prabowo Subianto sebagai Capres 2014. Deklarasi koalisi dan dukungan terhadap Prabowo telah diputuskan oleh Majelis Syuro PKS yang diiambil dalam rapat pada Jumat (16/5) malam.

"PKS akan deklarasi koalisi dengan Gerindra nanti jam 12.00 di Kantor DPP PKS ya," ujar Wasekjen DPP PKS Fahri Hamzah kepada wartawan di Jakarta,  Sabtu (17/5/2014).

Acara deklarasi ini akan dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra sekaligus Capres Prabowo Subianto. Dengan dukungan ini berarti Partai Gerindra telah mendapatkan tiga partai mitra koalisinya yakni PAN, PPP, dan PKS untuk mengusung Prabowo sebagai capres.

Dalam poros koalisi Gerindra ini rencananya akan mengusung Ketua Umum PAN Hatta Rajasa sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto.

Lima tahun ke depan nasib rakyat Indonesia akan dipertaruhkan dengan datangnya pemimpin baru. Termasuk nasib umat Islam. Apakah para pemimpin baru itu akan dapat melindungi umat Islam? Ini menjadi masalah besar. Setiap kali perubahan politik umat Islam hanya seperti menjadi 'pendorong mobil mogok', sesudah mobilnya jalan, umat Islam ditinggalkan, bahkan dijadikan musuh. (afgh/dbs/voa-islam.com)

 


latestnews

View Full Version