View Full Version
Rabu, 02 Jul 2014

Dr. Amir Mahmud: Jika Mengaku Jihadis Wajib Memberikan Dukungan pada ISIS

SOLO (voa-islam.com)- Pendirian Khilafah Islamiyah yang dideklarasikan oleh Daulah Islam Irak dan Syam (ISIS) pada 1 Ramadhan 1435H yang lalu, memang cukup menggetarkan dunia harokah, terlebih lagi di Indonesia, yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Pro dan kontra pun tidak terelakan, ada yang setuju dan meyakini bahwa ini adalah benar adanya, sehingga berharap penuh bahwa ini bagian dari tonggak kejayaan Islam. Ada juga yang tidak setuju, karena deklarasi itu baru sepihak jamaah saja. Dan ada juga yang mengambil sikap diam karena belum datangnya kabar yang lebih kuat.

Dosen Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr Amir Mahmud, menyampaikan pandangannya mengenai pro kontra seputar deklarasi Khilafah oleh ISIS yang terjadi baru-baru ini.

“Jadi sebenarnya sudah tidak ada alasan apapun, tidak ada lagi yang di sembunyikan, tidak ada lagi yang diragukan,dan tidak ada lagi mengklaim ISIS yang berubah menjadi daulah ini untuk mereka harus bergabung,tidak ada alasan lagi” katanya dengan membara kepada voa islam Senin (30/06/2014) via telepon.

Bukan hanya itu, Ustadz yang pakar dalam bidang pemikiran Islam dan politik jihad ini juga memberikan statmen yang cukup berani, dimana beliau katakan,

“Berbaiat wajib, karena jika tidak, jamaah-jamaah yang mengaku jihadis itu yang dia masih berkompromi dengan demokrasi jahiliyah, maka akan menjadi perlawanan besar bagi daulah ini” tambahnya.

Adapun berkaitan dengan beberapa kabar yang tersiar di beberapa media, bahwa ISIS adalah gerakan radikal yang tak terarah, yang akhirnya banyak kesan yang apatis karena merusak citra perjuangan islam yang mulia, Ustadz yang juga Dosen di salah satu Uneversitas di Malaysia ini menegaskan.

“Tidak pantas kita memberikan dan berprasangka buruk serta memberikan kabar nista kepada para pejuang Islam yang berjihad di medan jihad, terlebih ISIS yang arah perjuanganya begitu terang dan jelas, sungguh tidak pantas hal itu terjadi, apalagi statemen buruk itu muncul dari mereka yang mengaku jihadis, sungguh tidak pantas” jelasnya.

Terakhir Ustadz yang lama berjihad di Afganistan dan pernah belajar bersama Syaikh Abdulah Azzam ini menghimbau kepada seluruh elemen Islam dan jamaah jihadis di Indonesia baik itu JAT (Jamaah Ansharut Tauhid), MMI (Majelis Mujahidin Indonesia), DSKS (Dewan Syariah Kota Solo), atau Tandhim Jamaah Islamiah yang kini sudah berubah manhaj perjuanganya, untuk segera gabung dan memberikan dukungan serta dukungan kepada ISIS yang kini telah mendeklarasikan Khilafah Al Islamiyah.

Semoga harapan umat Islam untuk terwujudnya persatuan mujahidin di dunia segera tercapai, meskipun kabar deklarasi Khilafah Islamiyah yang di promotori oleh ISIS ini masih menuai pro kontra, minimal memberikan angin segar kepada umat bahwa kemenangan makin dekat adanya.[Adi/Jundi/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version