View Full Version
Rabu, 05 Nov 2014

Perayaan Asyuro Tetap Berlangsung di Bandung, Padahal Tidak Mengantongi Izin dari Pihak Kepolisian

BANDUNG (voa-islam.com) – Perayaan Asyuro yang digelar oleh kalangan syi’ah di Bandung tetap berlangsung, walaupun kegiatan tersebut belum memiliki izin dari pihak yang berwenang, dalam hal ini pihak kepolisian.

“Asyura Ijabi (Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia) di Lucky Square, Bandung, pada Selasa (03/11/2014) kemarin, merupakan musibah bagi umat Islam. Acara tersb adalah acara yang ilegal karena tidak mengantongi izin dari pihak yang berwenang, dalam hal ini kepolisian.,” kata Ustadz Syarif Hidayat, dari Pembela Ahlu Sunnah kepada voa-islam.com, Rabu (5/11/2014) via whatsapp.

“Tapi yang ironis, walaupun tidak ada surat izin penyelenggaraan acara dikawal ketat oleh kepolisian,” ujar Ustadz Syarif yang menjadi Koordinator aksi penolakan Asyuro, di Bandung, Senin (03/11/2014) yang lalu.

Menurutnya, hal ini amat mencurigakan. Untuk itu, tolong tanyakan kepada mereka (kepolisian), apakah boleh kita melaksanakan kegiatan ibadah di tempat umum, di luar masjid atau rumah ibadah, tanpa izin dari pihak keamanan?

“Padahal jama'ah ratusan orang atau mungkin mendekati angka seribu orang yang datang dari berbagai daerah, termasuk orang-orang luar kota. Maka wajar bila kita dari PAS (Pembela Ahlu Sunnah) menyayangkan fihak kepolisian dan pengelola mall memberi ruang terhadap acara asyura yang ilegal tersebut,” tegasnya.

“Insya Allah kami, kaum muslimin, akan terus membendung syi'ah dan memerangi mereka sebagimana mereka terus menerus memusuhi umat Islam. Bila mereka tidak berhenti menggelar Asyura sebagai ritual mereka dan menyebarkan kebencian, maka kami pun takkan berhenti membuat merek tidak nyaman. Kita bersihkan Jawa Barat dari Syi'ah! Allahu Akbar, Allahu Akbar,” pungkasnya. [syahid/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version