View Full Version
Jum'at, 09 Oct 2015

Wasekjen MUI: Syiah dan Ahmadiyah Tidak Boleh Masuk Pengurusan MUI

JAKARTA (voa-islam.com)—Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain menyebutkan siapa pun boleh menjadi pengurus MUI asalkan memenuhi kualifikasi dan bukan dari kelompok Syiah dan Ahmadiyah.

"Pokoknya MUI itu siapapun boleh masuk asal dia Islam kecuali Syiah dan Ahmadiyah. Karena Syiah dan Ahmadiyah tidak punya tempat di sini," jelas Tengku Zulkarnain kepada voa-islam pada Rabu (7/10/2015) lalu.

Tengku Zulkarnain melanjutkan bahwa bagaimana pun masa lalu seorang pengurus tidak menjadi masalah. Asalkan dia mampu meninggalkannya ketika menjadi pengurus MUI.

"NII, LDII sama saja boleh masuk, yang tidak boleh itu hanya Syiah dan Ahmadiyah. Kalau mereka semua meninggalkan masa kelamnya boleh saja," papar Tengku Zulkarnain.

Menurut Tengku Zulkarnain,  Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) dan dan Ahlul Bait Indonesia (ABI) tidak diperhitungkan saat menyusun pengurusan MUI. Yang bisa merekomendasikan pengurus hanyalah ormas yang ada di jajaran Ahlusunnah.

"Ormas IJABI dan ABI  tidak boleh mancalonkan. Mereka di luar pagar. Yang mencalonkan harus ormas yang ada di jajaran Ahlusunnah. Bukan asal ormas," tegas Tengku Zulkarnain.* (Sendia/voa-islam.com)

 

Editor: Ibnu Syafaat


latestnews

View Full Version