View Full Version
Sabtu, 09 Jan 2016

Terduga Teroris di Bawah Umur Alami Penyiksaan Densus 88 Hingga Tidak Bisa Berdiri

SOLO (voa-islam.com)—Detasemen Khusus (Densu) 88 Antiteror Mabes Polri kembali melakukan catatan kelam dalam penanganan terorisme. Baru-baru ini dikabarkan pasukan burung hantu tersebut berlaku kejam saat menangkap terduga teroris dibawah umur.

Kejadian tersebut terungkap saat tim ISAC (The Islamic Study and Action Center) melakukan investigasi terhadap terduga teroris yang bernama Andika Bagus Setyawan warga Semanggi Pasar Kliwon Solo yang ditangkap oleh Densus 88 pada tanggal 29 Desember 2015. Andika tercatat sebagai siswa Madrasah Aliyah di Solo, Jawa Tengah.

“Sekujur tubuh Andika lebam, bahkan jari kelingking yang kanan hingga jepat keatas,” ujar Endro Sudarsono Sekretaris Jenderal ISAC kepada wartawan di Masjid Baitusalam Tipes Serengan, Jumat (8/1/2016).

Selain itu semua jari Adika terlihat meregang alias tidak bisa mengenggam sebagaimana jari orang normal.

Tak hanya itu perut Andika, jelas Endro, dipukul berkali-kali hingga isi perut keluar baik melalui anus atau mulut.

Bahkan saat keluarganya mengajaknnya shalat berjamaah Andika tidak bisa berdiri hingga akhirnya shalat dengan duduk.

Semua keterangan yang didapat oleh ISAC diperoleh dari orangtua Andika yang menjenguknya pada tanggal 31 Desember 2015 ke Mako Brimob Depok yang diantar oleh anggota Reskrim Polresta Surakarta Unit PPA.* [PM/Syaf/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version