View Full Version
Kamis, 04 Feb 2016

Dituduh Pesantren Pendukung Terorisme, Pengasuh Al Mukmin Ngruki: BNPT Cari Sensasi

Solo (voa-islam.com)—Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) beberapa hari yang lalu merilis daftar 19 pesantren yang dituduh berpaham radikal dan mendukung terorisme. Salah satu pesantren yang dituduh tersebut adalah Pondok Pesantrean Al-Mukmin Ngruki Solo, Jawa Tengah.

Menanggapi hal ini, Ustadz Abdul Rahim Ba’asyir atau karib disapa Ustadz Iim, pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki menganggap bahwa tuduhan tersebut adalah usaha BNPT mencari sensasi.

“Saya kira BNPT sedang mencari sensasi saja. Beberapa saat lalu kan banyak yang menyoroti kasus Sarinah," jelasnya kepada Voa-Islam, Kamis (4/2/2016) pagi.

Dia melanjutkan, " Supaya tampak ada kerjaan mereka menyebut nama-nama itu. Lalu keluar 19 nama pesantren yang katanya radikal."

(Baca: BNPT Tuding 19 Pesantren Mendukung Terorisme dan Berpaham Radikal)

Menurut Ustadz Iim, proyek selanjutnya yang mungkin akan ditawarkan BNPT adalah proyek deradikalisasi pesantren.

Beliau kemudian menyebutkan usaha proyek deradikalisasi narapidana terorisme di penjara pun dinilai gagal dengan adanya kasus pengeboman Sarinah, Jakarta yang terjadi baru-baru ini.

Dari kegagalan tersebut banyak pihak yang menyoroti kinerja BNPT. "Makanya orang menyoroti kinerjanya. Seperti sebuah lembaga yang tidak ada manfaatnya di Negara ini," kata Ustadz Iim.

Ustadz Iim kemudian melanjutkan, suara kekecewaan kepada BNPT sudah mulai banyak. Bahkan banyak yang meminta BNPT dibubarkan karena telah banyak menghabiskan anggaran Negara.* [Sendia/Syaf/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version