View Full Version
Ahad, 14 Feb 2016

Dituduh Mendukung Terorisme, Pesantren Al Mukmin Ngruki Kirim Surat Klarifikasi ke Presiden

SUKOHARJO (voa-islam.com)--Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Sukoharjo, Jawa Tengah belum lama ini masuk dalam daftar 19 pondok pesantren yang mendukung terorisme dan berpaham radikal oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Untuk membantah tuduhan BNPT tersebut, Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki melayangkan surat klarifikasi kepada berbagai pihak, seperti kepada Presiden RI.

Pesantren Al Mukmin Ngruki, meminta BNPT untuk tidak sembarangan dalam mengeluarkan pernyataan berdasarkan data sepihak. Apalagi menurut Pimpinan Pesantren Al Mukmin Ngruki, KH. Wahyudin tudingan tersebut sangat sensitif dan cenderung mengarah kepada citra buruk lembaga dan umat Islam.

“Agar tidak sembarangan untuk mengeluarkan statement dengan menuding lembaga pendidikan dengan tuduhan-tuduhan yang menyudutkan hanya bedasarkan data sepihak. Apalagi tudingan tersebut dengan terang-terangan menunjuk nama lembaga yang implikasinya sangat merugikan bagi lembaga bersangkutan maupun umat Islam Indonesia pada umumnya,” demikian salah satu poin surat klarifikasi tersebut seperti diterima Voa-Islam.

Pesantren Al Mukmin Ngruki juga mengingatkan BNPT, bahwa tudingan negatif terhadap pesantren justru hanya akan membuat opini negatif terhadap BNPT. Pasalnya dalam sejarahnya, pesantren sebagai pelopor kemerdekaan NKRI dan penjaga kedaulatan bangsa.

Pesantren Al Mukmin Ngruki berharap BNPT bekerja dengan mengedepankan kejujuran dan keadilan serta profesionalisme.

Selain itu, Pesantren Al Mukmin Ngruki mengaku bahwa secara resmi lembaganya terdaftar di Kementrian Agama dan menggunakan kurikulum dari pemerintah. Jadi menurutnya mana mungkin disebut radikal sementara pihaknya mengugunakan kurikulum pemerintah.

“Pondok pesantren Al Mukmin Ngruki terdaftar secara resmi oleh Pemerintah melalui Kementrian Agama, dengan kurikulum dasar dari Kementrian Agama untuk jenjang MTs dan MA,” tulis surat klarifikasi dalam poin lain.

Dalam poin lain disebutkan bahwa Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki bersifat terbuka serta terlibat aktif  dalam proses pencerdasan masyarakat. Dalam hubungan antar-lembaga, Pondok Pesantren Al-Mukmin selalu berkoordinasi dengan lembaga-lembaga yang ada, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota/Kabupaten.

Bahkan, dalam surat klarifikasi tersebut, dijelaskan bahwa Al-Mukmin Ngruki selalu melakukan silaturrahim dengan lembaga pemerintah, seperti Korem, Polda, Kodim, dan Polres.* [Nizar/Syaf/voa-islam.com]

 

 

 

 

 


latestnews

View Full Version