View Full Version
Selasa, 30 Jan 2018

PDM Surakarta Pelopori Ajang Seni Kreasi Siswa Muhammadiyah

SOLO (voa-islam.com)--Majelis Pendidikan dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammdiyah (PDM) Surakarta menggelar ajang Kreasi Seni Siswa Muhammdiyah (KreassiMu) 2018. Kegiatan ini berlangsung sejak, Jumat-Ahad 26-28 Januari 2018.

Ketua Majelis Dikdasmen PDM Surakarta, Trijono mengatakan kegiatan ini sengaja digelar dalam rangka mengapresiasi kreatifitas, seni pelajar Muhammdiyah di Surakarta, Jawa Tengah. KreassiMu 2018 merupakan even perdana. Rencananya even ini bakal di jadikan agenda tahunan Majelis Dikdasmen PDM Surakarta.

"Rencananya akan kami jadikan agenda tahunan," ujarnya, Jum'at (26/1/2018)

Setidaknya acara ini diikuti sebanyak 44 sekolah. Antara lain  23 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), 10 Sekolah Menegah Pertama/Madraasah Tsanawiyah (SMP/MTS) dan 11 Sekolah Menengah Atas/ Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK).

Lanjutnya, kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa Majelis Dikdasmen PDM Surakarta menjadi pionir dalam apresiasi kreatifitas dan seni pelajar Muhammdiyah. Ia berharap even ini dapat  diadopsi di daerah-daerah lain. Menurutnya apreasiasi kratifitas dan seni harus dilakukan, sebab turut memperkuat sisi dakwah.

"Sosok pendidik Muhammdiyah, KH. Ahmad Dahlan beliau bukan hanya sosok ulama yang tangguh, tapi juga memiliki jiwa seni yang tinggi, beliau piawai bermain biola menambah dakwah menjadi indah. Bahkan sejak kecil pandai membuat aneka mainan sehingga disenangi teman-temannya dalam bergaul," imbuh dia.

Kegiatan ini mendapat pujian pemerintah kota Surakarta. Pemerintah Kota Surakarta bahkan menjanjikan berbagai bantuan dan kemudahan perijinanan bagi Muhammadiyah. Sebab selama ini Muhammadiyah dinilai turut memajukan pendidikan di Kota Surakarta.

"Pemerintah kota surakarta siap memberikan bantuan, termasuk anggran dan kemudahan perijinan tanpa adanya diskriminasi," ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Surakarta.* [Aan/Syaf/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version