View Full Version
Rabu, 11 Apr 2018

Hamas Sebut Serangan Israel Terhadap Markasnya Semakin Memperkuat Perlawanan Palestina

TEL AVIV, ISRAEL (voa-islam.com) - Militer Zionis Israel mengatakan pihaknya menyerang beberapa sasaran Hamas di Gaza Rabu (11/4/2018) pagi setelah mengklaim sebuah bom yang ditanam di perbatasan meledak di dekat pasukan Israel.

Militer mengatakan alat peledak itu, yang meledak dekat buldoser Israel, ditempatkan di sepanjang pagar perbatasan selama protes yang berlangsung di sana.

Tidak ada yang terluka oleh bom itu, dan tidak ada segera laporan tentang korban dari serangan udara.

Hamas menjawab bahwa pemboman Israel terhadap daerah kantong yang terkepung mencerminkan "kecemasan dan histeria" Israel.

"Pemboman Zionis terhadap posisi perlawanan Gaza mencerminkan kecemasan dan histeria entitas Zionis sebagai akibat dari keterlibatan massa dalam pawai yang menyerukan hak Palestina untuk kembali," kelompok Palestina itu men-tweet.

Hamas bersikeras serangan Israel tidak akan menghalangi warga Palestina dari protes, dan bahwa itu akan tetap menjadi "penjamin dari perlawanan terhadap pendudukan."

Hamas mengatakan serangan Israel terhadap pangkalan militernya "memperkuat perlawanan Palestina".

Ini terjadi setelah seorang ulama senior menuduh Hamas melakukan sensasionalisasi atas kematian orang Palestina, membawa pembantaian Gaza ke dalam perselisihan antara kedua partai politik.

Mahmoud al-Habbash, seorang penasihat urusan agama untuk kepresidenan Palestina Mahmoud Abbas , mengecam Hamas atas pawai Great Return March yang damai.

"Rakyat Palestina tidak peduli dengan penjualan ilusi dan pemicu emosi," sesumbar al-Habbash dalam khotbah Jum'at.

Dia mengklaim Hamas adalah "penjual ilusi", dan "memperdagangkan penderitaan dan darah, memperdagangan korban" untuk tujuan sensasional. (st/MeMo)


latestnews

View Full Version