View Full Version
Selasa, 31 Jul 2018

Ada Dua Cara Penjajah Menjauhkan Kaum Muslimin dari Pendidikan Islam

BANDUNG (voa-islam.com) - Menurut Pakar sejarah Islam yang juga Pendiri Kuttab Al-Fatih Ustadz Budi Ashari musuh-musuh Islam sudah mempunyai satu kesimpulan bahwa salah satu penyebab kaum Muslimin itu kuat adalah karena pendidikan Islam bernama Kuttab.

"Oleh karena itulah para penjajah terus berpikir bagaimana caranya bisa menjauhkan kaum Muslimin dari pendidikan Islam," katanya saat menjadi pembicara dalam sebuah kajian.

Menurut Ustadz Budi Ashari ada dua cara penjajah menjauhkan kaum Muslimin dari pendidikan Islam.

"Cara pertama seperti yang dilakukan oleh penjajah Inggris, yaitu melakukan kelas-kelas dalam pendidikan, misalnya orang yang belajar agama itu disebut sebagai sekolah untuk orang-orang miskin. Seperti kita sekarang masih ada anggapan orang-orang yang belajar di madrasah, pesantren itu adalah untuk anak-anak bodoh, miskin, atau anak-anak buangan," paparnya.

"Kemudian kelas berikutnya untuk sekolah-sekolah negeri, dan yang ketiga adalah sekolah yang disebut bertaraf internasional. Jadi cara penjajah Inggris ini tidak menghilangkan pendidikan Islam tapi membuat stigma-stigam negatif terhadap mereka yang belajar di sekolah agama," jelasnya.

Cara penjajah Perancis lanjut Ustadz Budi yang juga pengisi tayangan 'Khalifah' ini, berbeda dengan cara penjajahan Inggris.

"Kalau penjajah Perancis langsung diberangus tidak memberikan kesempatan untuk belajar tentang Islam dan hari ini hasilnya bisa diliat," pungkasnya. [syahid/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version