View Full Version
Rabu, 10 Apr 2019

FPI: Yusril Banyak Rugikan Umat Islam

JAKARTA (voa-islam.com)—Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman menanggapi pernyataan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra terkait penyitaan bendera dan atribut PBB ada Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di GBK, Ahad (7/4/2019) lalu.

Pada pernyataannya Yusril menyindir Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab. "Pada sisi lain, bendera PBB yang dibawa secara ilegal itu, mungkin sengaja dibawa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kemudian sengaja disita dan dicampakkan," kata dia.

"PBB takkan pernah tenggelam, betapapun Imam Besar FPI teriak-teriak ingin menenggelamkannya. Sebaliknya, kalau polemik ini berterusan, bisa saja Imam Besar FPI yang malah makin tenggelam karena kredibilitasnya makin runtuh di mata umat Islam," kata Yusril.

Dikatakan Munarman, Yusril telah kehilangan akal dengan mencari-cari kambing hitam. "Yusril itu sudah hilang akal, hancurnya PBB karena dia mengkhianati umat dan ulama, malah mengkambinghitamkan Habib," kata Munarman kepada wartawan, Selasa (9/4/2019).

Munarman lantas menyinggung kiprah Yusril yang banyak membuat draf UU yang merugikan umat Islam.

"Dia itu yang banyak membuat draf peraturan perundangan yang merugikan umat Islam. Dia juga yang memecah PBB tahun 2003-2004," sebut Munarman.

"Dia juga yang bermanuver berupaya untuk menggunakan kasus Ustaz Abu Bakar Ba'asyir sebagai alat kepentingan politiknya meraih simpati. Untung saja Allah masih melindungi Ustaz Abu Bakar Ba'asyir dan melindungi umat dari perilaku norak itu," imbuh Munarman.

Baca: Munarman Sebut PBB Telah Dibajak Kelompok Hubbud Dunya

Munarman memandang manuver Yusril yang menyeret Habib Rizieq Syihab soal penyitaan bendera PBB dalam kampanye akbar Prabowo merupakan bentuk melemparkan kesalahan kepada orang lain akibat kegagalan diri sendiri. Dia mengaku heran terhadap sikap Yusril saat ini.

"Jadi dia mencoba mencari kambing hitam atas kegagalan dia kali ini. Kita lihat saja lah, herannya kok dia mau jadi alat pemecah belah umat," sebut Munarman.*[Detik/Syaf/voa-islam.com]

 

 

 


latestnews

View Full Version