View Full Version
Sabtu, 22 Feb 2020

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

JAKARTA (voa-islam.com)—Anggota Panitia Pengarah Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) Nadjamuddin Ramly menyampaikan seluruh negara sahabat akan diundang pada pembukaan KUII ke-VII di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Rabu (26/2/2020) malam.

“Seluruh negara sahabat diundang dalam pembukaan. Duta Besar Amerika kita undang. Kita tidak melakukan spesialisasi terhadap suatu negara,” kata Nadjamuddin kepada wartawan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jalan Proklamasi 51, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020). 

Dijelaskan Nadjamuddin, KUII ke-VII dijadwalkan akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. “Dibuka oleh Presiden dan ditutup oleh Wapres,” jelas dia. 

Lebih lanjut Nadjamuddin mengatakan, meski perwakilan Amerika Serikat diundang saat pembukaan, tetapi panitia tidak mengizinkan untuk mengikuti sesi pembahasan materi atau sebagai pengamat (observer). 

“Sebab jika satu negara dijadikan observer, maka China juga akan minta. Rusia juga akan minta. Dan semua perwakilan negara di Jakarta akan minta menjadi observer. Padahal kami terbatas, tidak menyiapkan alat translate,” ungkap Nadjamuddin. 

Panitia, kata Nadjamuddin, juga telah menjelaskan kepada Dubes Amerika Serikat soal ketentuan tersebut. “Amerika kita undang, karena kita sudah jelaskan ke Kedubes Amerika untuk permintaan sebagai pengamat sampai mengikuti itu tidak boleh. Karena kalau Amerika kita izinkan, negara-negara lain hampir 200 negara akan minta,” ujar Nadjamuddin.* [Syaf/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version