View Full Version
Kamis, 02 Apr 2020

Efek Wabah Corona, Jamaah Meunasah Lamduro Darussalam Bagikan Sembako Untuk Keluarga Miskin

 

ACEH BESAR (voa-islam.com)--Hingga saat ini virus corona masih merajalela. Akibatnya harga kebutuhan pokok menjadi mahal. Sehingga menyusahkan masyarakat terutama dikalangan miskin untuk memperoleh sembako.

Menyikapi kondisi tersebut, Jamaah Meunasah Gampong Lamduro, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar membagi-bagikan paket sembako kepada 59 keluarga miskin di gampong setempat mulai tanggal 1-2 April 2020. Adapun setiap paket tersebut berisi kberas, 2 liter minyak goreng dan 1 kgula pasir. 

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia penyaluran sembako Ustaz Sayuti Malik, MPd, Kamis (02/04/2020). 

Ustaz Sayuti Malik mengatakan bahwa Rasulullah Muhammad Saw bersabda "Allah Swt akan senantiasa menolong hambaNya selama seorang hamba  membantu saudaranya". Dan terinspirasi dari hadis tersebut maka jama'ah shalat Meunasah Gampong Lamduromelakukan penggalan dana untuk  pembagian sembako bagi keluarga miskin. 

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk memperkuat ukhuwah sesama masyarakat. Selain itu sebagai bentuk kepedulian sosial dari para jamaah di waktu musibah Corona melanda,” kata Ustaz Sayuti Malik. 

Ia menambahkan dalam kurun waktu 24 jam, panitia berhasil mengumpulkan donasi dari jamaah dan juga warga sekitar sebesar Rp5.5 juta dan 15 kberas. Hal ini menunjukkan tingginya kepedulian dan antusias jamaah terhadap saudaranya. 

Untuk pembagiannya dilakukan di posko utama dan sebagian besarnya diantar langsung oleh panitia ke rumah-rumah masyarakat. 

kita berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat. Selain itu juga akan menjadi penyemangat bagi yang lain untuk saling berbagi dan mengamalkan prinsip hablum minallah wa hablum minannas,” ujar Ustaz Sayuti Malik. 

Sementara itu Keuchik Gampong Lamduro, T. Ahyar Gunawan sangat mendukung program tersebut dan memberikan apresiasi kepada jamaah meunasah yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu masyarakat miskin. 

“Semoga saja usaha ini dapat dinikmati oleh saudara-saudara kita yang memang sangat membutuhkan dan bernilai ibadah di sisiNya,” pungkas T. Ahyar Gunawan.* [Syaf/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version