

BEKASI (voa-islam.com) - Petugas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi harus rela turun tangan membujuk seorang remaja berusia 15 tahun yang takut disunat.
Komandan Regu 1 Disdamkar Kabupaten Bekasi, Musa Rosadih, mengatakan pihaknya mendapat permintaan dari warga yang bingung, lantaran anaknya masih menolak untuk disunat.
“Orangtuanya kebingungan karena anak itu belum disunat, padahal usianya kurang lebih 15 tahunan. Jadi minta bantuan ke tim saya untuk membujuk supaya anak itu mau disunat,” kata Musa kepada wartawan, Senin, 5 Januari 2025.
Remaja itu bernama Farid, warga Kampung Pekopen, Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Setibanya di lokasi, lantaran ketakutan, Farid berusaha menghindari petugas pemadam yang datang ke rumahnya. Ia pun sempat menangis karena takut disunat.
“Pas kami datang ke rumahnya, anaknya kabur. Kami tunggu sampai dia datang lagi, lalu dibujuk oleh tim. Anaknya bilang takut. Jadi usia sudah 15 tahun tapi takut disunat,” ucap dia.
Bujuk rayu berhasil dilakukan dengan pendekatan yang menenangkan dari para petugas.
Akhirnya, Farid dibawa menggunakan kendaraan pemadam menuju lokasi sunat di Desa Sukabumi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.
“Akhirnya dia mau kami bawa dengan armada yang sudah disiapkan ke lokasi di Kampung Bulak Temu, tempat Haji Amung. Alhamdulillah sekarang sudah selesai disunat,” tuturnya. [PurWD/Fahmi/voa-islam.com]