

SUKARESUMI (voa-islam..com) – Warga Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, menggelar aksi protes keras terkait sengketa lahan garapan yang melibatkan PT BJA. Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan aspirasi terbuka yang ditujukan kepada Penjabat (Pj) Bupati Bogor Rudy Susmanto dan tokoh masyarakat Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Krisis Lahan dan Dugaan Intimidasi
Warga mengaku lahan yang telah mereka garap selama puluhan tahun kini "digerus" habis oleh pihak perusahaan. Perwakilan warga menyatakan bahwa mereka telah berupaya mengadu ke berbagai instansi, mulai dari DPRD hingga tingkat Gubernur, namun belum mendapatkan solusi konkret.
"Kami sangat mengharapkan masalah ini selesai dengan baik dan benar. Tidak dengan cara premanisme atau intimidasi," tegas salah satu orator dalam video tersebut.
Warga juga menekankan bahwa mereka memiliki legalitas kepemilikan dari pemerintah desa berupa surat garapan yang seharusnya bisa disertifikasi.
Menagih Janji Pemimpin
Dalam orasinya, warga secara spesifik menyebut nama Bupati Bogor Rudy Susmanto dan tokoh lokal Beben Suwendar. Mereka mengingatkan bahwa posisi jabatan yang diemban saat ini adalah hasil pilihan rakyat, sehingga sudah sepatutnya para pemimpin tersebut berdiri di sisi masyarakat yang sedang kesulitan.
Hingga saat ini, warga Desa Sukaresmi masih menunggu itikad baik dari pemerintah daerah untuk melakukan mediasi dengan pihak perusahaan agar konflik lahan ini tidak berlarut-larut dan merugikan sumber penghidupan warga. [PurWD/voa-islam.com]