

Oleh: Badrul Tamam
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah, keluarga dan para sahabatnya.
Pernah gak sih kamu ngerasa waktu berjalan cepat banget? Baru kemarin kayaknya kita ngerayain pergantian tahun baru hijriah, tahu-tahu sekarang kita sudah bersiap meninggalkan tahun 1447 H dan melangkah masuk ke tahun 1448 H.
Bagi anak muda, waktu sering kali dianggap sebagai aset yang gak ada habisnya. Kita merasa masa muda masih panjang, "puas-puasin dulu mainnya, tobatnya ntar aja pas tua." Padahal, waktu itu seperti pasir yang digenggam; makin erat kita pegang, makin cepat dia luntur di sela-sela jari. Dan ingat, setiap detik yang lewat adalah langkah kaki yang makin dekat menuju liang kubur.
Sebelum semuanya terlambat dan layar kehidupan kita mendadak Game Over, yuk kita simak sebuah "bocoran ujian" paling krusial langsung dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.
Imam At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban meriwayatkan sebuah hadis yang bikin kita merinding. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallambersabda:
لا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ: عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ جَسَدِهِ فِيمَا أَبْلاهُ، وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ فِيهِ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ
“Tidak akan bergeser kedua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat kelak sampai ia ditanya tentang empat perkara: (1) Tentang umurnya untuk apa ia habiskan, (2) Tentang jasadnya untuk apa ia gunakan sampai rusak, (3) Tentang ilmunya bagaimana ia mengamalkannya, dan (4) Tentang hartanya dari mana ia dapatkan dan ke mana ia belanjakan.” (HR. Tirmidzi & Ibnu Hibban)
Bayangkan! Kita bakal berdiri kaku, gak bisa kabur, gak bisa nego, sampai empat pertanyaan ini terjawab tuntas secara sistematis:
4 Poin Audit yang Wajib Kamu Siapkan dari Sekarang
1. عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ(Umurmu: Habis Buat Apa Saja?)
Sejak kita menginjak usia baligh sampai hari kematian tiba, ke mana arah umur kita? Apakah habis untuk hal-hal wajib dan bermanfaat, atau justru menguap begitu saja untuk scrolling media sosial berjam-jam, nge-game tanpa batas, dan nongkrong gak jelas?
Pilihannya cuma dua: Gunakan umur untuk taat dan kamu akan selamat, atau sia-siakan dia dan kamu akan binasa.
2. وَعَنْ جَسَدِهِ فِيمَا أَبْلاهُ (Fisik dan Jasadmu: Dipakai Buat Apa?)
Mata yang jernih, tangan yang kuat, kaki yang lincah, dan energi masa muda yang meluap-luap ini mau dibawa ke mana? Apakah fisik yang glowing dan atletis ini dipakai untuk melangkah ke masjid, bekerja halal, dan membantu sesama? Atau malah dipakai untuk maksiat, begadang merusak imun, dan merusak diri? Ingat, fisik ini titipan, dan dia akan menuntut balas jika disalahgunakan.
3. وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ فِيهِ (Ilmumu: Cuma Jadi Teori atau Praktik?)
Anak muda zaman sekarang punya akses luar biasa ke ilmu agama lewat kajian online maupun offline. Tapi, seberapa banyak yang mendarat di hati dan jadi amal? Ilmu agama itu ada yang sifatnya darurat (dhoruri)—seperti cara shalat yang benar, akidah dasar, dan batasan halal-haram.
Ada sebuah riwayat pengingat yang sangat keras:
وَيْلٌ لِمَنْ لَا يَعْلَمُ، وَوَيْلٌ لِمَنْ عَلِمَ ثُمَّ لَا يَعْمَلُ
"Celakalah bagi siapa yang tidak mengerti (malas belajar), dan celakalah bagi yang sudah mengerti kemudian tidak mengamalkannya."
4. وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ (Hartamu: Dari Mana dan ke Mana?)
Ini satu-satunya poin yang pertanyaannya double: Dapatnya dari mana dan dibuat belanja apa? Dalam urusan finansial, manusia terbagi menjadi 3 tipe (2 celaka, 1 selamat):
Garis Finish: Jangan Tertipu Fatamorgana Dunia!
Allah Subhanahu wa Ta'ala sudah mengingatkan kita dengan gaya yang sangat tegas dalam QS. Ali 'Imran: 185:
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
"Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan."
Dunia ini seru, tapi dia menipu. Dia menawarkan kesenangan instan yang cepat hilang, tapi menyisakan hisab yang panjang. Oleh karena itu, mumpung kita masih muda, mumpung energi masih ada, jalankan perintah Allah dalam QS. Al-Hasyr: 18:
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)..."
Action Plan untuk Kita Hari Ini:
Yuk, lakukan audit diri malam ini sebelum tidur.
Jangan tunggu tua untuk bertobat, karena malaikat maut tidak pernah melihat syarat umur untuk mencabut nyawa. Move on dari maksiat, upgrade imanmu sekarang juga! Wallahu a’lam. [PurWD/voa-islam.com]