SURAKARTA, (Voa-Islam.com) –Sekolah Tinggi Islam Al-Mukmin (STIM) Surakarta kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meluluskan 110 wisudawan pada angkatan ke-8, Sabtu (30/8/2025). 27 wisudawan berhasil meraih predikat istimewa, yakni cumlaude sekaligus hafidz Al-Qur’an 30 juz. Prestasi ini menjadi bukti pencapaian yang menegaskan komitmen STIM Surakarta dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul.
Acara wisuda yang berlangsung khidmat ini menjadi saksi lahirnya para calon pemimpin umat yang tidak hanya mumpuni dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki pondasi spiritual yang kokoh.
Ketua STIM Surakarta, Dr. Zahrodin Fanani, M.P.I., dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian luar biasa ini. “Ini adalah bukti keseriusan kami dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga dekat dengan Al-Qur’an,” ujarnya.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin, Ust. Drs. KH. Farid Maruf, Ns., turut memberikan pesan mendalam kepada para wisudawan. Beliau mengingatkan agar para lulusan tidak pernah berhenti dalam thalabul ‘ilmi (menuntut ilmu), karena perjalanan menuntut ilmu adalah ibadah sepanjang hayat.
“Jangan pernah merasa cukup dengan ilmu yang telah diraih. Teruslah belajar dan amalkan ilmu di tengah masyarakat,” pesan beliau.
Kehadiran para tokoh ulama dan pejabat, termasuk Direktur PTKI Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. H. Sahiron, M.A., dan pendiri Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Ust. KH. Abu Bakar Baasyir, semakin menambah bobot acara ini.
(Senat STIM Surakarta berfoto bersama Ust. Abu Bakar Ba'asyir dan para tamu undangan)
Para wisudawan yang juga hafidz Qur’an ini diharapkan dapat menjadi cahaya penerang di tengah umat, membawa perubahan positif, dan mengamalkan ilmu yang telah mereka peroleh untuk kemaslahatan bangsa dan agama. [PurWD/voa-islam.com]