View Full Version
Rabu, 30 Apr 2014

Waspada, Ada Pusat Kegiatan Zionis Yahudi Indonesia di Malang

KARTASURA (Voa Islam) – Bertempat di gedung Islamic Center Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Wilayah Jawa Tengah di Pabelan , Kartasura semalam (Selasa, 29/04/2014) digelar acara untuk mengupdate berita terkini Suriah. Hadir selaku pembicara adalah Ustadz Ferry Nur, Ustadz Irhamuddin, dan Abah Kasum dengan didampingi langsung oleh Ustadz Aris Munandar selaku pimpinan DDII Jawa Tengah.

Mengawali acara, Ustadz Aris Munandar kembali mengingatkan optimisme akan kembalinya kejayaan Islam. Beliau menyampaikan perkataan Umar bin Khoththob rodhiyallohu ‘anhu saat beliau berada di bumi Syam dan menerima kunci kota Baitul Maqdis. Umar bin Koththob memuji Alloh Azza wa Jalla yang telah memuliakan ummat ini dengan Islam. Dimana tanpa Islam tidak mungkin kemulian berupa kemenangan di bumi Syam itu didapatkan kaum muslimin.

Ustadz Aris Munandar juga menyampaikan perubahan pembicara yang semula adalah Ustadz Andre Kurniawan asal Malang. Ustadz Andre ternyata belum bisa kembali ke tanah air karena belun bisa keluar dan masih berada di Suriah.

Menurut Ustadz Aris, Zionis Yahudi pernah mengupayakan makar buruk berupa serangan kepada Ustadz Andre saat umroh namun –Alhamdulillah- makar tersebut digagalkan Alloh Azza wa Jalla. Ustadz Andre yang diamanahkan memegang Sekolah Tinggi Tahfizhul Qur-an di Malang ini dikenal amat memahami gerakan Yahudi untuk Indonesia yang berpusat di Malang.

Syaikh Abdul Majid Az Zindani dari Yaman telah mengungkapkan bahwa berdirinya Khilafah Islamiyah dengan segala prosesnya sedang dalam perjalanan. Hal ini juga sudah disampaikan Dewan Nasional Intelejen Amerika Serikat kepada Obama. Bahkan mereka menyebut angka tahun 2025 sedangkan Majelis Rakyat Rusia memprediksi bangkitnya peradaban Islam, yakni Khilafah Islamiyah di tahun 2020.

Ustadz Aris juga menuturkan, bahwa pada Selasa (29/04/2014) mulai pagi hingga pukul 13.00 WIB telah berlangsung pertemuan terbatas para Asatidzah, pemerhati bumi Syam dan relawan Suriah. Mereka datang dari Jakarta, Surabaya dan beberapa daerah lain, bertemu di kota Solo ini untuk mendiskusikan tentang situasi terakhir yang berkembang berkenaan Jihad dan Mujahidin serta sikap para Ulama di Suriah.

Fakta Pembentengan Umat Melalui Masjid Al Kautsar

Seperti diketahui, gerakan Zionis Internasional lewat organisasinya yang berkedok sosial seperti Rotary Club, Lions Club tumbuh subur bahkan anehnya banyak diminati oleh kalangan pengusaha Muslim, dosen-dosen Muslim bahkan pejabat-pejabat Muslim. Begitu juga Zionisme Kristiani merupakan pendukung aktif dari orang-orang Kristen bagi gerakan perwujudan Israel Raya.

Pendirian Markaz Zion di Lereng Gunung Kawi penuh dengan cara-cara kotor, mulai dari penipuan berkedok sosial, penyewaan aparat keamanan mulai dari tingkat II sampai tingkat I (Unit anjing Pelacak,Brimob Polda Jatim) untuk meneror masyarakat Muslim yang menolak pendirian Markaz Zion, politik adu domba antar tokoh masyarakat serta penyewaan preman mantan Napi L.P Kalisosok Surabaya Jawa Timur.

Berdirinya markas Zionis Yahudi di lereng Gunung Kawi menjadi keprihatinan kita bersama. Atas pertolongan Allah telah didirikan sebuah masjid kecil di depannya sebagai pusat pembinaan masyarakat, sekaligus laboratorium dakwah. [AbuAmmar/Abu Fatih/Voa Islam/markazdakwah]


latestnews

View Full Version