View Full Version
Selasa, 28 Feb 2017

Bom Cicendo, Pengamat: Antara Aksi, Motif Serta Tujuan Tak Relevan

 

JAKARTA (voa-islam.com)--Pengamat Terorisme Harits Abu Ulya menilai target serangan bom panci di lapangan dan teror di Cicendo yang diduga dilakukan oleh Yayat Ahdiyat tidak jelas dan relevan.

"Berdasarkan informasi atau opini yang beredar soal tujuan atau target dan motif, maka, saya katakan antara aksi dengan motif serta tujuannya tidak relevan," kata Harits kepasa voa-islam.com, Jakarta, Senin (27/2/2017).

Lanjut Harits, tabiatnya seseorang yang mempunyai tuntutan, biasanya mereka memiliki sesuatu yang dijadikan bargaining. "Sementara pelaku di Cicendo sama sekali tidak punya hal tersebut," ucapnya.

Lebih dari itu,  Harits menyayangkan sekali pelaku tewas dan akan mempersulit untuk elaborasi motif dan tujuan aksi. Dan lebih penting lagi akan sulit untuk ungkap master mind jika ada. Karena, menurutnya, bisa jadi pelaku adalah produk radikalisasi dari "invisible hand". 

"Dan atau sebaliknya, sosok Yayat adalah produk kegagalan deradikalisasi selama di penjara karena ia pernah di hukum 3 tahun penjara sejak 2013 terkait kasus pelatihan di Janto Aceh," tegasnya.

Harits berpendapat, sangat mungkin paska peristiwa Cicendo akan dilakukan perburuan oleh Densus 88 dalam rangka melengkapi narasi soal jaringan terkait pelaku aksi jika ada.

Selain itu, sambungnya, menyikapi kasus Cicendo harus proporsional, jika berlebihan maka membuka peluang masyarakat menduga ini muncul karena kepentingan politik opurtunis pihak tertentu. 

"Mengingat Indonesia mau kedatangan tamu Raja Saudi yang juga konsen dengan isu terorisme, atau di ranah parlement revisi RUU Terorisme masih belum kelar karena ada indikasi tarik ulur kepentingan dari beberapa pihak yang terkait," tandasnya. * [Bilal/Syaf/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version