View Full Version
Ahad, 18 Oct 2009

Bagaimana jika si buah hati sembelit?

Sembelit atau konstipasi merupakan keadaan jika feses (tinja) keras dan susah melewati anus. Sembelit sering terjadi pada bayi yang mendapat susu formula, bukan ASI.  Berikut ini langkah-langkah yang sebaiknya anda lakukan :

-Beri jus buah atau bubur buah yang encer.

-Berikan bayi air putih lebih sering atau susu skim yang telah dididihkan.

-Berikan bubur atau makanan tim dengan komposisi sayuran dan buah-buahan lebih banyak, seperti pepaya dan bayam.

-Jika masih sembelit, tambahkan gula dalam minuman hariannya. Penambahan 1 sendok makan gula setiap hari dapat menolong keadaan. Penambahan gula ini hanya boleh diberikan saat bayi anda sembelit. Jika sudah normal, hentikan pemberiannya.

-Bagi bayi yang menjadi diare setelah diberi gula dengan takaran tersebut, itu pertanda bayi tidak tahan terhadap rasa manis. Kurangi jumlah gula yang diberikan atau hentikan sama sekali jika diare berlangsung terus-menerus.

-Jika cara-cara sederhana ini tidak berhasil, bahkan feses terlalu keras sehingga sangat sulit keluar dan ada darah dibagian luar feses, segera konsultasikan dengan dokter anak anda.

Frekuensi normal buang air besar (BAB) pada bayi umur 0-1 ½ bulan adalah 4-6 kali perhari. Warna feses kuning kehijau-hijauan dan baunya tidak menusuk. Warna hijau desebabkan asam empedu belum sempat mengubah feses yang hijau menjadi kuning. Bayi pada umur 4 bulan-1 tahun, BAB 2-3 kali perhari. Di atas 1 tahun, BAB 1-2 kali perhari.

Sumber: Buku 60 variasi makanan sehat, pustaka bunda



latestnews

View Full Version