View Full Version
Ahad, 01 Aug 2010

Keluarga Sakinah: Tips Agar Disayang Mertua

Pernikahan tidak hanya melibatkan relasi suami dan istri an sich. Lebih dari itu, pernikahan juga melibatkan dua keluarga besar. Bagi sebagian pasangan, hubungan antara menantu dengan mertua sering kali menjadi pemicu timbulnya konflik kehidupan rumah tangga. Dan biasanya, pertikaian itu terjadi antara pihak istri dan mertuanya.

Dengan demikian, diperlukan berbagai tindakan teknis yang membantu Anda untuk menjalani relasi harmonis dengan orangtua suami alias mertua. Dalam bukunya berjudul “Kaifa Tushbihina Zaujatan Rumansiyyah,” Wafaa‘ Muhammad menuliskan beberapa pesan yang bisa membuat keluarga suami sayang kepada Anda. Di antaranya:

1. Hormatilah orangtua suami, bicaralah dengan lembut dan penuh cinta. Perlakukanlah orangtua suami Anda seperti ibu dan ayah Anda sendiri. Pun demikian, perlakukanlah saudara-saudara suami selayaknya saudara-saudara Anda.

…Hormatilah orangtua suami, bicaralah dengan lembut dan penuh cinta. Perlakukanlah orangtua suami Anda seperti ibu dan ayah Anda sendiri…

2. Ciumlah pipi ayah dan ibu suami, setiap kali Anda ‘sungkem’ kepada mereka berdua. Kemudian tanyakan dengan antusias keadaan mereka.

3. Biasakanlah untuk memberi hadiah kepada mereka berdua. Bawalah bingkisan makanan atau bingkisan lainnya setiap kali Anda datang ke rumah mertua Anda. Ini mengingat, hadiah memiliki dampak yang hebat secara psikologis. Tak heran jika Rasulullah SAW bersabda, “Saling memberi hadiahlah, pastinya kalian saling mencintai.”

4. Ketika sedang berkumpul bersama, berilah tempat terbaik untuk mertua Anda, tersenyumlah dan buatlah mereka merasakan senyaman mungkin.

5. Berikanlah motivasi suami Anda untuk berbakti, memuliakan, dan membahagiakan orangtuanya. Dan ingatkan hak-hak ibunya atas dirinya.

…Berikanlah motivasi suami Anda untuk berbakti, memuliakan, dan membahagiakan orangtuanya. Dan ingatkan hak-hak ibunya atas dirinya…

6. Jika Anda dan suami berencana untuk bepergian, ada baiknya Anda menawarkan suami Anda untuk mengajak orangtuanya. Tentunya, ajaklah sesekali saja, bukan terus-menerus.

7. Beri jaminan kepada suami bahwa Anda tidak akan marah jika dia menyanjung ayah dan ibunya di hadapan Anda, atau jika dia mendahulukan sesuatu untuk mereka berdua daripada Anda.

8. Undanglah ayah dan ibu mertua untuk datang ke rumah Anda, sehingga akan tercipta kebersamaan dan kedekatan antara Anda dengan mereka.

9. Jika ayah dan ibu mertua Anda telah lanjut usia, Anda harus membantu memelihara dan merawat keduanya.

…Jika ayah dan ibu mertua Anda telah lanjut usia, Anda harus membantu memelihara dan merawat keduanya…

10. Jadikanlah sikap mudah memaafkan dan lapang dada sebagai brand Anda, dan jangan mencari-cari dosa atau kesalahan ayah dan ibu mertua.

11. Sering-seringlah telepon kepada mereka jika tidak bertemu, tanyakanlah keadaan mereka selama kamu tidak mengunjungi mereka.

12. Lakukan kegiatan bersama. Misalnya makan malam bersama di luar, berkebun, atau apa saja, sehingga muncul kedekatan dan rasa saling memerlukan. Jika rasa saling memerlukan sudah dimiliki, maka akan timbul rasa saling menghormati. Apalagi jika menantu dan mertua memiliki hobi yang sama. Yang penting adalah sikap bisa menerima kekurangan dan kelebihan salah satu pihak.

13. Jika mertua curhat, dengarkanlah semua keluhan dan ceritanya, karena kisah perjalanan hidup mereka akan berguna nantinya buat kamu saat usia kamu seusia dengannya.

…Jika Anda tidak cocok dengan pendapat atau cerita mertua, janganlah sesekali Anda sesekali memotong atau menyela omongan mertua…

14. Jika Anda tidak cocok dengan pendapat atau cerita mertua, janganlah sesekali Anda sesekali memotong atau menyela omongan mertua sebelum mereka selesai bercerita.

Demikianlah, jika Anda bisa melakoni semua tips-tips teknis di atas, maka kecintaan ayah dan mertua kepada Anda akan bertambah. Jika demikian, tentunya kecintaan suami kepada Anda pun semakin bertambah pula. Dan bahkan ayah serta ibu mertua bisa menjadi sahabat yang mengasyikkan dan sangat membantu kehidupan rumah tangga.

Namun apabila orangtua suami dan keluarganya berlaku tidak baik kepada Anda, maka bersabarlah dan doakan mereka agar mendapatkan petunjuk. Insya Allah mereka akan berubah jika melihat akhlak mulia dan karakter baik pada diri Anda. [ganna pryadha/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version