View Full Version
Rabu, 24 Mar 2010

Pro Kontra Analisa Para Pakar di Inggris

Hari Selasa kemarin Inggris diberitakan mengusir diplomat Israel dari negaranya karena kasus pemalsuan paspor Inggris yang dilakukan oleh tersangka pembunuh komandan Hamas di Dubai.

 

Keputusan tersebut spontan mengundang komentar dari para pakar dan pengamat di Inggris. Berikut ini adalah beberapa komentar mereka :

Robert Ayers, mantan pejabat Inteligen


Saya pikir Inggris mengambil tindakan yang agak pengecut. Masalah ini seharusnya tidak dikaitkan lebih dahulu dengan tuduhan Israel membunuh seseorang. Dengan tindakan yang berasas praduga dari bukti sebuah pasport saja justru akan memicu masalah yang lebih banyak. Keputusan ini juga menunjukkan Inggris bersikap keras, tetapi tidak membawa manfaat apapun. Langkah Inggris adalah langkah yang dramatis tetapi tidak berdampak. Saya tidak berpikiran kalau Inggris ingin menghadapi pemerintah Israel secara terbuka (karena pembunuhan tersebut). Saya kira tidak begitu.

George Joffe, Departemen Politik Dan Internasional

Saya cukup yakin kalau pemerintah Israel akan memrotes keputusan yang mereka anggap tidak adil ini, selain itu mereka pasti menganggap keputusan ini sebagai tindakan permusuhan. Padahal dari kasus tersebut, belum ada bukti langsung bahwa pemerintah Israel atau Mossad yang terlibat langsung dalam insiden di Dubai. Kedua, belum ada bukti siapakah sebenarnya personil atau agen yang terlibat dalam pemalsuan paspor tersebut.

Saya khawatir ini akan menjadi awal petaka buat Inggris.

Garry Hindle, Royal United Services Institute, London

Saya rasa tidak akan ada masalah terhadap hubungan keamanan Inggris-Israel. Kementerian Luar Negeri Inggris sudah cukup banyak memikirkan keputusan ini, apalagi ada bukti nyata kalau paspor tersebut telah dipalsukan. Bagi Israel sendiri, pemalsuan pasport sudah menjadi hal yang wajar walaupun itu salah.

Jadi Kementerian Luar Negeri tidak punya banyak pilihan selain mengambil tindakan yang cukup kuat ini. Saya sendiri yakin tidak akan banyak masalah dari tindakan tersebut.

Faysal Itani, pengamat khusus dari London


Ini adalah pukulan telak terhadap hubungan Inggris-Israel. Keputusan ini justru menjadi ancaman yang nyata bagi hubungan tersebut. Bagi saya masalah ini masalah ini harus segera ditangani oleh kementrian luar negeri sebelum menjadi masalah yang lebih besar.

Tapi, saya yakin keputusan yang diambil Inggris tidak akan membawa perubahan yang signifikan terhadap hubungan keamanan Inggris-Israel.

Nadim Shehadi, Chatham House, London

Keputusan ini justru menunjukkan kalau Inggris menuduh Netanyahu (Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu) memerintahkan pembunuhan Mabhouh (Mahmoud al-Mabhouh, komandan militer dari organisasi Palestina Hamas). Tapi keputusan tersebut saya yakin tidak akan terlalu banyak berpengaruh di Inggris. Penduduk Inggris akan selalu melihat keputusan tersebut sebagai hal sepele.

 

[muslimdaily.net/reuters]


latestnews

View Full Version