View Full Version
Selasa, 26 Jul 2011

Deklarasi Jakarta untuk Pembebasan Al-Aqsa dan Kemerdekaan Palestina

Kami peserta Konferensi Internasional Al-Aqsa “The Chaliphate as the Solution to the Crises of Moslem and to Liberate Al-Aqsa Mosque”, yang diselenggarakan di Jakarta, 22 Sya’ban 1432 H bertepatan dengan 23 Juli 2011 M., dan dihadiri lebih dari tiga ratus tokoh mewakili para ulama, pemimpin organisasi Islam, cendekiawan, para pemimpin politik, dan jurnalis, dari Indonesia, Palestina, Malaysia, Filipina, Sudan, Maroko, Yaman, Amerika, dan Cina.

Dengan memohon pertolongan dan kekuatan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyampaikan DEKLARASI JAKARTA UNTUK PEMBEBASAN AL-AQSA DAN KEMERDEKAAN PALESTINA, sebagai berikut:

1. Mengutuk keras segala aktivitas penjajahan Israel terhadap hak-hak dan kedaulatan Palestina, terutama terkait pembatasan akses ibadah kaum Muslimin di Masjid Al-Aqsa dan seluruh kawasan Palestina, karena hal tersebut jelas-jelas bertentangan dengan kaidah agama dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia di Geneva.

2. Mendesak rezim Israel untuk segera mengakhiri penjajahan terhadap Palestina, sebagai satu-satunya negara di dunia ini yang masih dalam cengkeraman penjajahan.

3. Mendukung penuh upaya-upaya dari dalam negeri Palestina untuk menyatukan berbagai kekuatan yang ada, terutama terkait dengan rekonsiliasi Hamas–Fatah.

4. Mendukung sepenuhnya proklamasi kemerdekaan Palestina dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York pada September 2011.

Terkait hal-hal tersebut, kami menyerukan untuk:


1. Menyatukan langkah-langkah konkret menuju terwujudnya proklamasi kemerdekaan Palestina.

2. Mengajak seluruh negara di dunia agar mengakui kemerdekaan Palestina.

3. Mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa agar menerima Palestina sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mengesahkan Palestina sebagai negara merdeka.

4. Mengutuk segala bentuk sabotase ataupun makar yang dapat menggagalkan proklamasi Palestina merdeka pada September 2011 mendatang.

5. Mengajak seluruh Muslimin di dunia untuk terus memberikan dukungan nyata terhadap perjuangan pembebasan Masjid Al-Aqsa dan kemerdekaan Palestina dari cengkeraman penjajahan Israel, dengan menegakkan khilafah ‘ala minhajin nubuwwah.

6. Mendukung hasil Konferensi Tingkat Menteri Gerakan Non Blok ke-16 pada 23–27 Mei 2011 di Bali, yang tertuang dalam Bali Commemorative Declaration, Deklarasi tentang Palestina, dan Deklarasi mengenai Tahanan Politik Palestina.

Jakarta, 22 Sya’ban 1432 H. atau 23 Juli 2011 M.


latestnews

View Full Version