View Full Version
Sabtu, 30 Jan 2016

Dewan Dakwah Bangun Sumur di Desa Multi Religi

KARO (voa-islam.com) - Dalam safari dakwah di Kabupaten Karo, Dewan Dakwah meresmikan pembangunan sumur air dan fasilitas MCK di Masjid Baitul Rahim di Desa Bulan Baru, Kec Simpang Empat, Selasa (26/1).

Peresmian dilakukan oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) M Natsir, Misbahul Anam MA. Acara ini dihadiri Ketua MUI Kab Karo Ustadz Adnan Effendi Batubara, aktivis senior PII (Pelajar Islam Indonesia) Tanah Karo Ustadz Ilyas Tarigan, sejumlah da’i Dewan Dakwah senior dan yunior yang bertugas di Karo, serta pengurus, relawan dan da’i LAZ Ulil Albab Medan.

Masjid Al Jihad lokasinya bertetangga dekat dengan sebuah GBKP (Gereja Batak Kristen Protestan). Juga berseberangan jalan dengan komunitas Ahmadiyah Simpang Empat.

‘’Alhamdulillah, bantuan sumur dan sarana MCK ini insya Allah meningkatkan semangat kami untuk lebih memakmurkan masjid,’’ kata seorang tokoh muslim setempat, yang mengaku salah satu saudaranya sedang tersesat ke Ahmadiyah.

Ia mengungkapkan, di desa ini jumlah keluarga muslim hanya 30 KK. Mereka hidup berdampingan secara damai dan toleran dengan warga Nasrani.

‘’Kami hidup rukun karena dipersatukan dengan ikatan adat-istiadat,’’ katanya. Bila ada pesta adat, warga memasak makanan dua versi dengan peralatan berbeda. Versi halal untuk penduduk muslim, sedangkan makanan yang berbahan daging babi dan darah ayam untuk non-muslim.

Begitupun aktivitas ibadah di masjid dan gereja diatur agar tidak saling mengganggu.

Yang sulit bertoleransi justru dengan Ahmadiyah. Sebab, mereka tidak terang-terangan sebagai ajaran non-Islam seperti Kristen. ‘’Kalau Ahmadiyah terus terang seperti Gafatar yang menyatakan bukan Islam, kan enak buat kita. Jadi jelas mana Islam mana bukan,’’ kata Ketua MUI Karo. [bowo/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version