View Full Version
Selasa, 15 Sep 2015

Impeachment di Depan Mata jika Jokowi Tidak Mau Mengubah Haluan Memimpin

JAKARTA (voa-islam.com)- Pakar Hukum Margarito Kamis mengungkapkan bahwa apa yang terjadi saat ini dengan perekonomian Indonesia akibat dari anggaran Negara yang tidak terserap baik. Dan ia melihat wajar jika kegaduhan menguap ke permukaan, karena memang situasinya seperti itu.

“Saya secara pribadi justru memerintahkan situasi saat ini memang harus gaduh,” katanya.

Namun pandangan ini disambut pesimistis oleh Koordinator Perhimpunan Kedaulatan Rakyat Khalid Zabidi. Khalid melihat, bila hal tersebut masih saja terjadi, maka jangan salahkan di kemudian hari Presiden Jokowi akan menghadapi pemakzulan atau impeachment.

“Ada gelombang kisruh lanjutan jika partisan mempertahankan ego. Dan tidak menutupkemungkinan adanya impeachment,” ucapnya.

Untuk menghindari haln tersebut, Margarito memberikan resepnya, yaitu Presiden harus melakukan perombakan kabinet kembali. Dengan catatan, mereka yang dipilih nanti haruslah orang berpengalaman dan paham.

“Mereka yang akan masuk nanti harus yang mengerti terhadap situasi dan juga jabatan,” usulnya.

Namun, ia mengembalikan hal ini (baca: perombakan kabinet) kepada Jokowi. Jika Jokowi hanya memiliki keberanian saja menurutnya tidak akan cukup. “Presiden akanb berani. Akan tetapi, apakah dia mau atau tidak melakukannya itu,” tutupnya. (Robigusta Suryanto/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version