View Full Version
Rabu, 28 Oct 2015

Buruh Indonesia Siap Gulingkan Jokowi jika Tidak Cabut PP No. 78

JAKARTA (voa-islam.com)- Buruh kembali turun ke jalan. Di dalam agendanya, hingga akhir bulan Oktober ini buruh akan terus melakukan aksinya, yakni menuntut Presiden Jokowi mencabut PP No. 78.

Karena buruh menilai PP tersebut telah menyengsarakan seluruh buruh Indonesia.

"Kami menuntut Jokowi segegra mencabut PP No. 78 karena telah menyengsarakan buruh dan rakyat Indonesia," kata salah satu orator aksi, siang tadi (28/10/2015) di depana Istana Negara, Jakarta Pusat.

Buruh juga mengatakan bahwa PP yang telah disahkan itu berpotensi melemahkan aktivitas buruh di luar perusahaan. "Misalnya saja PP itu akan mengekang para buruh untuk berserikat dan berkumpul. Adapun diperbolehkan, asalkan izin terlebih dahulu kepada pihak pabrik," sambung orator lainnya.

Dengan menyatakan buruh akan bernasib baik sebagaimana yang disampaikan oleh Jokowi adalah suatu bentuk kebohongan nyata dan jahat. Justru, lanjut buruh, PP itu akan menguatkan, misal untuk tetap mempertahankan nasib outsourching.

"Berikutnya pemerintah menyebut bahwa PP itu akan menguatkan nasib buruh itu adalan ungkapan yang jahat. Bohong. Yang ada justru,  sebagai contoh, sistem kerja outsourching akan dipertahankan," tambahnya.

Oleh karena itu buruh tetap menginginkan PP itu segera dicabut. Buruh yang sedari awal menolak PP akan terus melakukan perlawanan hingga Jokowi mencbutnya. Jika tidak, buruh Indonesia siap menggulingkan Jokowi-JK, dan mengembalikan Jokowi ke Sola, Jawa Tengah.

"Jika tidak ingin cabut PP tersebut, maka buruh Indonesia siap pulangkan Jokowi ke Solo. Karena selama ia memimpin, justru buruh semakin tidak berubah nasibnya," tutupnya. (Robigusta Suryanto/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version