View Full Version
Sabtu, 31 Oct 2015

Jawaban Pemerintah Melukai Perasaan Buruh Indonesia

JAKARTA (voa-islam.com)- Buruh menilai bahwa ucapan menteri yang mengatakan PP Pengupahan bagus untuk buruh merupakan ciri yang tidak memiliki perasaan dan tidak mempunyai hati.

"Jawaban menteri (Hanif) dalam menjawab PP itu bagus tidak punya perasaan, juga tidak memiliki hati," kata salah satu orator di depan Istana Negara, kemarin (30/10/2015).

Peraturan yang termaktub dalam PP Pengupahan menurut buruh akan merugikan selamanya. "Kebijakan PP ini berlaku dan akan terus berjalan setiap tahunnya, bukan tahun-tahun ini saja," tambahnya. Maka itu buruh akan terus melakukan aksi hingga PP itu dicabut.

Aksi kemarin sempat dibubarkan paksa oleh aparat keamanan. Buruh yang melakukan aksi dari siang hingga malam itu datang dari berbagai daerah pabrik mereka bekerja. Ada dari Cikarang, Karawang, Gresik, Bandung, dan lain-lain. Ada ribuan buruh yang berkumpul di depan Istana Negara, Jakarta. Mereka datang dan tergabung dalam beberapa konfederasi atau serikat. (Robigusta Suryanto/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version