View Full Version
Senin, 01 Feb 2016

Jalur Kereta Cepat Dikepung Sumber Gempa

JAKARTA (voa-islam.com)- Kereta cepat disanyilir akan mengalami kerusakan parah jika suatu waktu terjadi bencana alam atau gempa bumi. Hal ini diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Berikut penjelasan Haris Rusly dari Petisi 28 yang didapat tim voa-islam.com dalam pesan singkat.

“….Lalu bagaimana dengan nasib projek kereta cepat Jakarta- Bandung yang telah di-groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu ? Apakah akan mangkrak mengikuti nasibnya Railbus Bhatara Kresna Solo - Wonogiri ? (bayangkan, Bhatara Kresna yang sakti saja bisa mangkrak). Atau jangan-jangan kemarahannya akan berkobar menjadi "kereta obong" seperti Hanoman Obong?

Menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono, ada empat sumber gempa yang bisa berdampak pada KA cepat Jakarta-Bandung, yakni Sesar Baribis, Sesar Lembang, Sesar Cimandiri, dan zona subduksi lempeng di Samudra Hindia.

Sementara menurut Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Hermanto Dwiatmoko, jalur yang dilewati kereta api cepat Jakarta Bandung adalah daerah rawan longsor. Pada KM 70-an, di sana pernah terjadi longsor jalur kereta api dari timur.

Lalu bagaimana dengan pertimbangan keselamatan transortasi dalam projek kereta api cepat Jakarta-Bandung tersebut ?

Menurut Menteri Perhubungan, Ignatius Jonan, keselamatan itu tidak bisa ditawar karena keselamatan itu harus single standard. Standarnya itu tunggal, jadi bukan soal harga murah atau mahal. Menurut Jonan selisih harga yang ditawarkan baik China maupun Jepang tersebut tidak mencerminkan tingkat jaminan keselamatan calon penumpang….” (RobigustaS/voa-islam.com)

 


latestnews

View Full Version