View Full Version
Selasa, 31 May 2016

Pengamat Berharap Media, Akademisi dan LSM Mampu Berlaku Adil Melihat Negara Saat Ini

JAKARTA (voa-islam.com)- Prediksi sulitnya Indonesia mengalami perubahan mungkin saja dapat dikatakan benar. Apalagi bila moral-moral kemanusiaan jauh dari standard yang ada.

Selain itu, standard moral pun belakangan ini telah menjangkiti di hampir seseorang/lembaga/institusi, termasuk kalangan intelektual.

"Apapun obat mujarabnya, rasanya saat ini sangat sulit untuk menyembuhkan penyakit bangsa yg telah kronis. Kini, wabah keruntuhan moral dan nilai-nilai telah menjangkit  mereka yang berkuasa di eksekutif, yudikatif dan legislatif, juga di gerakan masyarakat sipil (LSM, gerakan mahasiswa dan intelektual)," tulisn Haris Rusly dalam siaran persnya yang didapat voa-islam.com, beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, bahkan jendela pengetahuan selain buku menurutnya juga telah menjadi "penjaga kekuasaan". Tidak lagi seimbang sebagaimana mestinya.

"Bahkan, media massa yang seharusnya menjadi kekuatan kontrol yang independen, tapi sebagian diantaranya  justru menjadi alat kepentingan gerombolan maling dan penjual negara."

Namun demikian, ia tetap merasa tidak akan lepas berharap kalau Indonesia suatu waktu akan mampu menghadapi semua kisruh yang ada di semua lini.

"Kita doakan semoga segera lahir generasi baru, generasi pemuda, generasi penerus, yang berpegang teguh kepada nilai-nilai yang terkandung di dalam  Pancasila untuk membangun dan  menata ulang bangsa dan negara Indonesia dari keruntuhannya." (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version