View Full Version
Kamis, 08 Sep 2016

Jika Mendukung Ahok sebagai Cagub, Belasan Ormas Tidak Akan Memilih PDIP

JAKARTA (voa-islam.com)- Koordinator ratusan massa Wong Cilik Bicara menyatakan bahwa PDIP tidak mungkin akan mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai calon Gubernur di Pilgub mendatang. Koordinator ini beralasan bahwa sebagai partainya ‘wong cilik’, Megawati Sukarnoputri tahu betul apa yang seharusnya dilakukan.

“Kita berharap hal itu tidak dilakukan oleh PDIP. Karena PDIP kan partainya wong cilik. Jadi telah ada suaranya sendiri. Jadi saya rasa kita jangan berandai-andai bahwa Megawati akan mendukung Ahok,” katanya, Rabu (7/09/2016), di depan DPP PDIP, Jakarta.

Namun ia dan massa tetap berharap walau belum ada keputusan bulat dari partai berlambang moncong putih itu, bahwa Mega tidak mendukung Ahok sebagai cagub di DKI. Selain Ahok yang acapkali main gusur warga tanpa adanya dialog, Ahok juga dinilai olehnya tidak memiliki etika yang bagus.

“Karena Ahok ini telah banyak melakukan penggusuran dan banyak pula melakukan caci maki ke warganya sendiri. Ahok itu bukan Jokowi,” tambahnya. Dari perlakuan itu, ia pun menyebut Ahok mencederai nama Joko Widodo sebagai Presiden.

Asal bukan Ahok, ia mengaku akan mendukung apa yang menjadi ketetapan PDIP. “Selain tadi sudah dijelaskan bahwa belum  ada penetapan dari DPP PDIP, namun kami inginkan Risma maju. Risma sebagai kader PDIP merasa pantas karena ia melakukan sesuai kehendak rakyat, bicara dengan rakyat, dan hatinya untuk rakyat,” tutupnya.

Ada belasan bahkan mungkin lebih yang mengikuti aksi di depana Gedung DPP PDIP, Jakarta ini. Di antaranya ada FKTMB, JRMK, SRMI, FW Penjaringan, FW Rusun Rawabebek, FW Muara Baru, dan lainnya. Tuntutan mereka sama: tidak ingin Ahok menjadi Gubernur dan tidak ingin PDIP mendukung Ahok sebagai cagubnya. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version