View Full Version
Kamis, 29 Sep 2016

Fahri Hamzah Tantang Mahasiswa Lebih Kritis pada Pemerintah, Bukan DPR

JAKARTA (voa-islam.com)- Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengajak mahasiswa untuk bersikap lebih kritis kepada Pemerintah. Hal tersebut karena eksekutor dari APBN adalah Pemerintah.

Adapun DPR, hanya mengelola dana APBN sebesar Rp. 4,7 trilyun, dari total Rp. 2.200 trilyun, atau setara dengan 0,22 persen dari APBN.  Hal tersebut terungkap pada acara Seminar Politik dengan tema "Proyeksi Indonesia Pasca Reshufle Kabinet Jilud II", yang diselenggarakan oleh BEM Universitas Pembangunan Nasional (UPN) di Jakarta Selatan hari ini (27/9/2016).

"Jadi, kalau teman-teman mahasiswa mau demo, demonya jangan ke DPR. Salah alamat itu. Seharusnya ke istana", ungkap Fahri, seperti dalam siaran persnya yang didapat voa-islam.com.

Lebih lanjut Fahri Hamzah menyatakan bahwa Reshuffle yang dilakukan oleh Presiden tidak dapat melepaskan presiden dari tanggung jawab pengelolaan pemerintahan. Dan jikapun ke depan gagal, maka itu adalah tanggungjawab Presiden Joko Widodo. Itu pun menurutnya tidak hanya dapat diselesaikan dengan perombakan kabinet semata.

"Kalau kabinet ini gagal, maka itu berarti tanggung jawab Presiden. Tidak bisa diselesaikan hanya dengan reshuffle", tandasnya. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version