View Full Version
Jum'at, 21 Oct 2016

Bawaslu: Masyarakat Terganggu dengan Ucapan Salah Satu Cagub? Laporkan ke Polisi

JAKARTA (voa-islam.com)- Bawaslu RI, Nasrullah memperingatkan bagi pasangan calon Gubernur atau Kepala Daerah untuk memperhatikan azas-azas dan juga prinsip yang ada di dalam proses pemilihan umum mendatang. Sebagai lembaga negara, ia katakan itu menjadi hal penting bagi paslon yang ada.

“Kita ini bekerja atas nama negara. Tentu yang didahulukan adalah kepentingan rakyat. Dan apapun yang terjadi, Bawaslu tetaplah negara negara,” katanya, beberapa waktu lalu di Menteng, Jakarta.

Ia menambahkan tidak ingin paslon yang ada itu saling konflik karena adanya perebutan kursi pimpinan di daerah/kota. “Bahwa adalah hal penting untuk menegakkan dan mengedepankan ketentuan hukum yang ada,” sambungnya.

Di lain sisi ia juga menyinggung bagaimana salah satu calon yang ada di dalam bertutur kata tidak layak didengar ataupun dilihat. Menurutnya, jika memang demikian keadannya, maka ia menyarankan agar segera melaporkan hal itu ke penegak hukum.

“Seandainya ada masyarakat yang terganggu dengan pernyataan salah satu calon, silahkan laporkan melalui jalur hukum. Karena di dalam konteks pidana, ya melalui polisi,” sarannya.

Perlu diketahui, walau Bawaslu tidak menyebutkan siapa calon yang dimaksud itu, akan tetapi masyarakat bisa saja mengambil contoh dari ucapan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat mengomentari kitab suci umat Islam. Bahkan Ahok dinilai oleh beberapa tokoh tidak layak mengomentari hal itu, selain bukan domain agamanya, Ahok juga tidak sedang kampanye saat di Kepulauan Seribu. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version