View Full Version
Sabtu, 22 Oct 2016

Ada Pejabat Hina Al-Quran dan ada Monumen Laskar Cina, ke Mana Arah Politik Jokowi?

JAKARTA (voa-islam.com)- Hampir di seluruh daerah Indonesia melakukan aksi dan demo atas Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang telah menistakan Al-Qur’an. Misalnya saja hari Jum’at kemarin, banyak tempat yang melakukan penuntutan agar sang penista ditangkap aparat. Di Malang, Surabaya, Bandung, Jambi, dan lainnya serentak melakukan aksi.

Namun demikian, banyaknya umat yang melakukan demo tersebut, hingga kini belum ada satupun yang benar-benar tegas mendorong penangkapan terhadap Ahok. “Sangat dzolim eksekutif, yudikatif, legislative, umat Islam di seluruh tanah menuntut keadilan atas penistaan agama tapi tak ada respon,” tulis ustadz Fadlan R Garamatan melalui akun Twitter pribadinya, beberapa waktu lalu.

Menurut dai asal Papua ini, ketiga badan tersebut tidak memiliki hati atau nurani. Mereka hanya mampu melihat dan mendengar tetapi tetap tidak menggubris atau merespon penghinaan kitab suci milik umat Islam tersebut.

 “Ahok surversib pada negara tapi eksekutif, legislatif, yudikatif punya telinga tapi tidak dengar. Punya mata tapi tidak melihat. Punya hati tapi tidak memahami.”

Ia juga menyatakan bahwa sesungguhnya saat ini telah ada yang berani menampakkan diri sebagai penghianat RI. Salah satunya dapat dilihat di daerah TMII. Di sana jelas sekali kemana arah era ini kepada penghianat tersebut.

Mereka bahkan di sana membangun monumen. “Laskar Cina sesungguhnya adalah penghinat NKRI ,yang kini membangun monumen di Taman Mini, di resmikan Mendagri. Laskar Cina dulu disebut Poh An Tui penghianat, pembantai, kaki tangan penjajah. Kini rezim Jokowi bangun monumen itu di TMII.” (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version