View Full Version
Sabtu, 03 Dec 2016

Pemilik Bus sekaligus Walikota Lepas 50 Kendaraannya untuk Aksi 212

JAKARTA (voa-islam.com)- Sebelum Aksi Super Damai Bela Islam III berjalan, kemarin, Jum’at (2/12/2016) umat di beberapa tempat mengalamai kendala. Di antaranya ada bis yang dilarang memberangkatkan umat ke Jakarta. Tapi itu tidak membuat surut umat Islam untuk melangkahkan kakinya ke Jakarta. Terbukti dari Ciamis dan daerah lainnya ke Jakarta tanpa menggunakan kendaraan umum.

Ada pula yang tidak peduli dengan himbauan itu agar tidak mengangkut umat Islam. Dan hal ini dilakukan oleh pemilik bus Budiman, yakni Budi Budiman.

Beliau rela 30 bus digunakan untuk antar umat Islam ke Jakarta. Dari Tasik hingga ke Jakarta, setidaknya berisi 50 orang di dalamnya. Mereka sampai pukul kira-kira 02.00 pagi.

“Dari Tasik Kota itu ada 30 bus. Ada motor dan mobil pribadi juga. Kami berangkat kemarin, Kamis (1/12/2016). Dan 1 bus full. Berisi setidaknya 50-orang. Kita dikawal pula oleh polisi. Yang berangkat ada orangtua yang lansia. Juga ada anak-anak. Dan dari Garut pun ada,” kata salah satu peserta aksi, di masjid Istiqlal, dini hari, Jum’at (2/12/2016), Jakarta.

Peserta ini juga memberitahukan kepada voa-islam.com bahwa bus yang digunakan itu ternyata milik Walikota Tasik sekaligus milik bus Budiman.

“Itu bus-nya Pak Walikota, pemilik dari bus Budiman,” sambungnya.

Pantauan dari voa-islam.com, peserta aksi telah memadati masjid Istiqlal dari malam hari (malam Jum’at). Mereka datang dari berbagai daerah. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version