View Full Version
Jum'at, 09 Dec 2016

Dua Tahun Memimpin, Jokowi justru Nampak Rela Serahkan Nasib Bangsa Ini ke Ahok?

JAKARTA (voa-islam.com)- Banyak yang anggap bahwa umat Islam memaksakan kehendak atas penistaan agama oleh Ahok agar diperlakukan sama di hadapan hukum. Namun, menurut pengamat justru sebaliknya, yakni umat Islam melakukan aksi itu sebagai reaksi dari lambannya aparat penegakkan hukum atas Ahok. Dan hal ini tidak sama dengan perlakuan penista lainnya.

“Yang dituntut oleh umat Islam itu hanya tegakkan keadilan. Bukan memaksakan kehendak. Dan keadilan itu ditegakkan untuk semua orang,” kata pengamat politik, Ferdinand Hutaehan, beberapa waktu yang lalu, di Jakarta.

Menurutnya, agar tidak berlarut-larut, Jokowi sebagai Kepala Negara dapat memperhatikan kasus ini lebih dalam lagi. Dan Jokowi seharusnya sadar bahwa semenjak hadirnya Ahok, dua tahun kepemimpinannya acapkali gaduh. Tidak terkendali.

“Kenapa Jokowi serahkan nasib bangsa ini kepada Ahok? Lihatlah, dua tahun rezim ini berkuasa hanya sibuk urus kemelut terus. Jokowi belum mengurus rakyatnya. Dan bagi saya, satu tahun yang tersisa ini Jokowi mampu mengurus rakyatnya. Karena dua tahun ke depan akan sibuk mengurus Pemilu,” tambahnya.

Tidak dipungkiri memang selama kemunculan Ahok yang menggantikan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta, mantan Bupati Bangka Belitung seakan tidak pernah berhenti membuat sensasi. Umumnya justru controversial. Rumah rakyat digusur. Dia yang mencoba menghalalkan reklamasi. Dan banyak lagi. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version