View Full Version
Jum'at, 24 Feb 2017

Walikota Padang Merelokasi Pedagang tanpa Air Mata, Darah, dan Kebohongan

PADANG (voa-islam.com)- Wali Kota Padang H Mahyeldi Ansharullah SP mampu merelokasi pedagang di berbagai daerah, khususnya di kota Padang tanpa diliputi gejolak ataupun bentrokan seperti pada umumnya, misalkan jika diberikan contoh yakni tidak seperti di DKI Jakarta.

Pedagang justru secara sukarela pindah ke lokasi baru. Relokasi tanpa air mata dan darah ini berlangsung pascagempa bumi di Padang, 2009 lalu.

"Saya ajak para pedagang untuk bicara apa keinginan dan yang menjadi tujuan. Saya juga sampaikan rencana saya untuk lokasi relokasi," kata Mahyeldi, seperti dikutip Republika, Rabu (22/2) /2017).

Ia melanjutkan, setelah mengetahui apa yg mereka kehendaki dan tanggapan atas rencana pemerintah kota,  pedagang langsung memberikan respons positif. "Kami langsung membangun Pasa Raya empat lantai dan sekarang menampung 6.000 orang pedagang," katanya.

Menurut dia, para pedagang memang butuh bukti bukan janji. Ia juga memberikan jaminan tidak ada kepentingan pemerintah kota selain hanya ingin menata pedagang.

 "Alhamdulillah waktu kita berembug di lokasi Pasar Raya sembari makan bersama. Ketika peresmian pun kita akhiri dengan makan bersama," ucap dia.

Dia mengakui memindahkan 6.000 pedagang bukanlah pekerjaan mudah. Namun dia mengakui yang penting dalam melaksanakan pekerjaan itu dilandasi dengan niat baik.

"Jangan sampai kita membohongi rakyat atau pedagang. Kalau itu yang kita lakukan maka program apa pun yang akan dilaksanakan selalu dicurigai oleh rakyat. Kita ajak pedagang dalam proses pembangunan pasar raya, sehingga mereka pun tahu dan ikut mendukung," katanya. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version