View Full Version
Selasa, 23 May 2017

Refleksi 19 Tahun Reformasi, Dahnil Ingatkan Publik untuk Adil Catat Sejarah

JAKARTA (voa-islam.com)- Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak melihat ada pembelokan sejarah mengenai reformasi. "Ketika sudah datang reformasi, kita mengakui ada kebebasan bicara dan berpendapat. Tidak seperti era sebelumnya.

Banyak yang gembira karena menikmati kebebasan. Tapi sebaliknya, jika ada yang kurang, maka hanya menyalahkan Amien Rais. Ini tidak adil bagi kami (Pemuda Muhammadiyah)," sampainya, di acara Refleksi 19 Tahun Reformasi, 'Menggembirakan Demokrasi; Tribute to Amien Rais' belum lama ini di PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta.

Dahnil mengingatkan bahwa sejarah itu semestinya dicatat dengan adil. Dan ia pun menuntut agar keadilan itu didapat oleh oleh Mantan Ketua MPR tersebut.

"Kami ingatkan kepada publik, bersikap adillah dalam mencatat sejarah yang ada. Kami ingin menuntut sejarah mesti adil kepada orangtua kami, Amien Rais," katanya.

Sebagaimana diketahui, Amien Rais adalah sosok anak bangsa yang dikenal sebagai 'Bapak Reformasi'. Ia adalah salah satu dari sekian banyaknya tokoh yang hingga kini menjadi ikon perubahan paska runtuhnya Orde Baru.

Di era reformasi itu pula ia mendirikan PAN. Juga termasuk menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version