View Full Version
Jum'at, 02 Jun 2017

Sambo: Galang Kekuatan Mosi Tidak Percaya ke Pemerintah di Seluruh Indonesia

JAKARTA (voa-islam.com)- Alumni 212 akan menggalang kekuatan di seluru Indonesia. Penggalangan ini untuk melawan sikap atau kebijakan aparat hukum atas kesewenangan-wenangan ke para ulama dan aktivis.

"Kita akan menggalang kekuatan umat di seluruh Indonesia dengan lakukan aksi damai bela ulama. Judulnya bela ulama. Kita akan gelar aksi mosi tidak percaya kepada pemerintah serta menuntut Jokowi mundur dari presiden," kata ustadz Ansufri Idrus Sambo sebagai Ketua Presidium, Rabu (31/5/2017), di Jakarta.

Menurutnya Jokowi pantas diserukan untuk mundur karena sudah melanggar sumpahnya sebagai presiden, yang seharusnya menegakkan hukum dan konstitusi tetapi beliau beserta jajarannya melanggar konstitusi serta merekayasanya. "Seharusnya bersumpah melindungi segenap tumpah darah Indonesia tetapi malah sebaliknya, mengkriminalisasi para ulama, aktivis, dan ormas Islam yang kami anggap pelanggaran konstitusi. Pelanggaran sumpah sehingga kita berhak menuntut Jokowi mundur dengan tetap mengedepankan konstitusional," tambahnya jelas.

Selain itu, Alumni 212 juga meminta Polri dan TNI untuk bertindak netral dengan tidak menjadi alat rezim dari pengauasa dalam menghadapi umat, dan selalu di belakang rakyat di dalam menegakkan serta menuntut keadilan. "TNI dan Polri tidak lakukan tindakan represif selama rakyat jalani aksi damai tertib dan proporsional.

TNI insya Allah netral. Polri, kami minta tidak represif. Karena aksi ini konstitusional," tutupnya harap. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version