View Full Version
Senin, 17 Jul 2017

Presiden Terbitkan Perppu No. 2/2017, AMPS: Jokowi Gemar Tipu Rakyat

SOLO (voa-islam.com)--Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Soloraya (AMPS) menggelar unjuk rasa sebagai bentuk penolakan atas terbitnya Perppu No. 2/2017.

Perppu tersebut menjadi bukti kebohongan presiden yang
mengaku menjunjung demokrasi dan Pancasila.

“Pemerintah mengklaim pemberlakukan Perppu sudah melalui tahap konsultasi kepada Mahkaham Konstitusi (MK), kenyataannya tidak sama sekali. Jokowi berhasil membuktikan dirinya sebagai rezim otoriter yang berkedok demokrasi.” ujar Koordinator unjuk rasa, Sigit Yudistira saat menggelar unjuk rasa di bundaran Gladag, Solo, Jawa Tengah, Ahad (17/7/2017).

Sigit menilai Jokowi tak hanya pandai menipu rakyat. Pemerintahan Jokowi telah menjelma menjadi pemerintahan  represif,  bahkan diktator. 

Salah satu bukti Bukti kediktatoran dilakukan dengan mengkebiri peran pengadilan dalam proses pembubaran ormas.

“Maka dari itu dengan tegas kami menolak Perppu Nomor 2 Tahun 2017 yang merupakan kebijakan dzalim," imbuhnya.

Lanjutnya, pembuatan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 ini juga dinilai terlalu tergesa-gesa. Kuat dugaan Perppu ini sengaja diterbitkan untuk membungkam umat Islam, sebab umat Islam telah menjelma menjadi kekuatan besar yang kritis terhadap pemerintahan.

Terlebih saat ini jumlah utang negara yang jatuh tempo pada tahun 2018 /2019 nanti senilai Rp 810 Triliun.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa umat Islam melalui ormas- ormasnya seperti FPI, Hizbut Tahrir Indonesia serta Muhammadiyah sangat sering mengkritisi  apapun kebijakan pemerintah, Perppu ini jelas ditujukan untuk membungkam ormas islam yang kritis terhadap pemerintah,” jelasnya. * [Aan/Syaf/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version