View Full Version
Sabtu, 07 Oct 2017

PAHAM: Gerbang E-Toll Rusak, Pengguna Tol Harus Digratiskan

JAKARTA (voa-islam.com)--Penerapan pembayaran secara non tunai (e-toll) di semua ruas jalan tol mendapat perhatian dari para aktifis, salah satunya Rozaq Asyhari, Sekretaris Jenderal Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM) Indonesia.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Voa Islam, Sabtu (710/2017) Rozaq mengingatkan agar kebijakan tersebut dipersiapkan dengan baik. “Bila pembayaran non tunai merupakan sebuah kebijakan, hal ini harus dipersiapkan dengan baik penerapannya. Harus dipastikan bahwa semua pintu tol memang sudah siap menerima pembayaran uang elektronik. Jangan sampai masyarakat diminta menyiapkan diri dengan aturan baru tersebut, namun ternyata infrastrukturnya belum siap," tukas pengacara publik tersebut.

Rozaq Asyhari mendesak agar diberikan perlindungan hukum terhadap masyarakat yang sudah membeli kartu e-toll. “Praktiknya banyak masyarakat yang terpaksa membeli kartu e-toll saat kemarin mulai diberlakukannya kebijakan pembayaran non tunai. Baik yang disebabkan karena memang belum punya kartu, ataupun yang ternyata saldo kartunya tidak cukup untuk membayar biaya tol. Tentunya pemerintah harus memberikan perlindungan hukum kepada mereka yang sudah membeli kartu etoll tersebut,"" ungkap Rozaq.

Lebih lanjut Rozaq menjelaskan bahwa perlindungan hukum yang dimaksud adalah adanya jaminan bahwa pembayaran kartu e-toll pasti diterima disetiap pintu tol. 

“Konsekuensinya bila pintu otomatis mereka rusak, pemilik e-toll seharusnya digratiskan masuk tol, jangan dipaksa lagi suruh bayar dengan tunai, itu baru namanya fair play dan memberikan perlindungan hukum," papar doktor lulusan Universitas Indonesia tersebut.  

Menurut Rozaq Asyhari dengan memberikan akses gratis saat pintu otomatis rusak adalah bentuk kepastian hukum. “Jika saat ini para pengguna e-toll dipaksa beralih dari pembayaran tunai ke non tunai, untuk kepastian hukum seharusnya tidak ada lagi pengalihan pembayaran ke tunai, meskipun gardu tol rusak," tukasnya.

Seperti diketahui, di media sosial viral video yang merekam pengguna tol menolak membayar uang tunai karena pintu otomatis di sebuah gerbang tol tengah rusak. Akhirnya karena antrian panjang, petugas tol mengratiskannya. * [Syaf/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version