View Full Version
Senin, 23 Oct 2017

Ricuh di Istana, KA BEM IPB Kecam Aparat dan Himbau Mahasiswa Lain saling Peduli

JAKARTA (voa-islam.com)- Apa yang dialami oleh mahasiswa kala melakukan aksi tepat tiga tahun pemerintahan Joko Widodo di istana, 20 Oktober 2017 kemudian berakhir ricuh dan penangkapan, keluarga besar dari Keluarga Alumni BEM Keluarga Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (KA BEM KM IPB) mengeluarkan maklumat. Di antaranya mendukung penuh perjuangan (adik-adik kami) mahasiswa yang terus peduli menyuarakan suara idealismenya dalam kehidupan berbangsa serta bernegara.

KA BEM KM IPB pun juga mendukung secara penuh dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap pengorbanan orang tua dan (adik-adik kami) mahasiswa yang terluka dan ditangkap oleh aparat demi perjuangan yang mereka jalankan. Selain itu, KA BEM KM IPB mengecam tindakan represif dan provokatif aparat dalam pembubaran massa aksi demonstrasi 20 Oktober 2017 di depan istana negara dalam sebuah negara demokratis yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat.

“Menuntut perlakuan yang adil dan beradab terhadap adik-adik kami yang digelandang ke Mapolda Metro Jaya terkait aksi demonstrasi 20 Oktober 2017 di depan istana negara,” demikian siaran pers resmi KA BEM KM IPB, Ahad, (22/10/2017).

Oleh karena itu KA BEM KM IPB menuntut pembebasan dari segala tuduhan hukum terhadap (adik kami) Muhammad Ardy Sutrisbi (mahasiswa IPB) dan Ihsan Munawwar (mahasiswa STEI SEBI) yang sampai saat ini masih ditahan oleh Polda Metro Jaya, di mana penyampaian aspirasi publik dijamin oleh Undang-undang. “Hal ini sangat berbeda dengan kelompok aksi massa lain yang justru mendapat keistimewaan.”

Tidak hanya itu, KA BEM KM IPB juga menghimbau agar mahasiswa lainnya di negeri ini untuk memberikan perhatian lebih atas peristiwa tersebut. “Memanggil ruh gerakan kawan-kawan kami alumni dewan mahasiswa dan badan eksekutif mahasiswa seluruh universitas di Indonesia lintas angkatan untuk menaruh perhatian secara aktif pada gerakan mahasiswa hari ini, khususnya apa yang sedang dialami adik-adik kita ini.” (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version