View Full Version
Selasa, 14 Nov 2017

Ananda Sukarlan, Alumnus Kanisius yang Walk Out Saat Anies Berpidato Pernah Buatkan Lagu untuk Ahok

JAKARTA (voa-islam.com)—Pianis Ananda Sukarlan pernah menciptakan sebuah lagu untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mantan Gubernur DKI Jakarta yang divonis dua tahun penjara karena penistaan Islam.

Ananda menciptakan lagu Let The Moon Shine Brighter menjelang ulang tahun Ahok ke 51 tahun pada 29 Juni 2017.

Ananda mengaku karyanya mengalir begitu saja lantaran melihat keprihatinan nasib mantan Gubernur DKI Jakarta ini yang sekarang tengah menjalani tahanan di Mako Brimob.

Ananda Sukarlan adalah fans berat Ahok dan Menko Maritim Luhut B Pandjaitan. Pada 3 November 2017 lalu, Ananda menulis dalam tweetnya : “Pak @LuhutPandjaitan , ketemu dan denger pidato anda tadi di pembukaan Jalur Rempah, dgn ini saya resmi ngefans berat. Sekian.”. Dan pada 4 November, ia menulis dalam tweetnya: Fix deh kangen koh @basuki_btp . You represent those persons that we love but we can’t have. https://t.co/OuwVx1GaWC.”

Seperti diketahui, Ananda Sukarlan melakukan aksi walk out saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato saat acara memperingati 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius.

Ananda adalah almunus Kanisius yang dapat penghargaan Kanisius bagi para alumni. Ada lima alumni dari 95 finalis yang terjaring untuk memberi penghargaan.

Mereka adalah Ananda Sukarlan (komponis & pianis), Derianto Kusuma (pendiri Traveloka), Romo Magnis Suseno (tokoh Jesuit), Irwan Ismaun Soenggono (tokoh pembina Pramuka) dan Dr. Boenjamin Setiawan (pendiri Kalbe Farma).

Hadir dan memberi pidato pembuka di acara akbar di JIFest yang dihadiri oleh ribuan alumni Kanisius kemarin, Sabtu 11 November ini adalah gubernur Jakarta, Anies Baswedan. Saat ia memberi pidato, Ananda Sukarlan berdiri dari kursi VIP nya dan walk out menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap pidato Anies.

Aksi ini kemudian diikuti oleh ratusan alumni dan anggota hadirin lainnya. Setelah memberikan pidatonya yang disambut dengan dingin oleh hadirin yang tinggal, Anies Baswedan meninggalkan tempat. Hadirin yang tadinya walk out pun memasuki ruangan kembali.

Saat pemberian penghargaan kepada 5 tokoh ini, Ananda mendapat giliran untuk pidato selama 10 menit. Di pidato itu setelah ia mengucapkan terimakasih, ia juga mengkritik panitia penyelenggara.

“Anda telah mengundang seseorang dengan nilai-nilai serta integritas yang bertentangan dengan apa yang telah diajarkan kepada kami. Walaupun Anda mungkin harus mengundangnya karena jabatannya, tapi next time kita harus melihat juga orangnya. Ia mendapatkan jabatannya dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Kanisius. Ini saya tidak ngomong politik, ini soal hati nurani dan nilai kemanusiaan," katanya.

Setelah turun dari panggung, Ananda disalami dan mendapat pujian dari para nominator penerima penghargaan tersebut, antara lain mantan menteri Ir. Sarwono Kusumaatmaja dan Pater E. Baskoro Poedjinoegroho S.J., Kepala SMA Kanisius. * [Syaf/voa-islam.com]

 

Share this post..

latestnews

View Full Version