View Full Version
Rabu, 07 Feb 2018

Pertumbuhan Indonesia Terjungkal, Kalah dengan Negara Kecil (ASEAN)

JAKARTA (voa-islam.com)- Indonesia tertinggal dari negara ASEAN lainnya terkait pertumbuhan ekonomi. Hal inipun mengundang tanda tanya dari peneliti karena Indonesia sebagaimana kita ketahui adalah negara terbesar di antara negara Anggota ASEAN lainnya.

“Beberapa negara tetangga kita, di 2017 kemarin itu memiliki pertumbuhan yang trennya menaik. Positif. Jadi bahka kita juga cukup terkaget-kaget ketika Vietnam mampu tumbuh di atas 7 persen. Dan bahkan Singapura yang biasanya kisaran 3 persen, kemarin (triwulan tiga) itu hampir 5 persen.

Trennya naik, termasuk Thaiand, Filipina, dan Brunei Darusalam (yang tadinya tumbuh negatif di 2016). Di 2017 Brunei, walaupun masih di bawah Indonesia, tetapi semuanya positif. Kitapun bertanya-tanya ada apa dengan Indonesia? Kok kita tertinggal sendiri. Stagnan sendiri. Hanya mampu tumbuh 5 persen,” demikian kata Direktur Eksekutif, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Enny Sri Hartati, Rabu (7/02/2018), di Jakarta.

Bahkan jika kita bandingkan misalnya, 2017 menurut Enny, kita dapat hatrick, hanya Indonesia mengalami rating peningkatan untuk investasi.

“Kita dinilai layak untuk tujuan investasi. Kita mendapatkan kemudahan berusaha, sekaligus kita mendapatkan rating perbaikkan di daerah. Tetapi kok investasi, jika teman-teman amati BPS kemarin mempublis BNPB, komponen investasi di dalam GDP kita memang masih di atas 5 persen, tapi itu kan akumulasi. Dan yang mengalami peningkatan terbesar, itu adalah di sektor bangunan,” jeasnya.

Sektor bangunan  sebenarnya menurut dia masih tidak masalah, kalau itu bangunan untuk pabrik-pabrik. “Nah yang menjadi persoalan bangunan terbesar adalah karena diakibatkan berbagai macam bangunan fisik infrastruktur yang dikejar oleh pemerintah. Sementara di sektor-sektor riil, pertumbuhannya hanya 3-4 persen,” tutupnya heran. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version