View Full Version
Kamis, 08 Mar 2018

Fahri Hamzah (akan) Laporkan Presiden PKS Sohibul Iman ke Polisi

JAKARTA (voa-islam.com)- Pagi ini, Kamis, tanggal 8 Maret 2018 mungkin hari yang bersejarah bagi politikus Fahri Hamzah. Pasalnya, hari ini ia akan melaporkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman ke Polri.

Pelaporan Fahri itu berdasar atas tidak sukanya ucapan Sohibul Iman beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa dia sebagi pembohong dan juga sebagai pembangkan di partai (PKS). Seakan sudah mencapai klimaks, dan setelah berpikir panjang, Fahri pun menilai ucapan Presiden PKS itu sudah tak dapat ditolerir. Sebab, sebelumnya Fahri juga sudah mengingatkan Sohibul Imana atas pernyataannya itu di akun Twitter pribadi miliknya, namain tak digubris.

Berikut alasan lengkap Fahri melaporkan Presiden PKS tersebut. Ia tuliskan dengan cukup panjang di akun Twitter pribadinya pagi ini (8/3/2018):

“Bismillah, Saya berada di pagi yang mendebarkan menjelang fajar, karena hari ini saya akan melaporkan saudara saya @msi_sohibuliman ke kepolisian RI. Sesuatu yang terpaksa saya lakukan. Sesuatu yang tak pernah terbayang akan saya lakukan. #UntukKebaikanPKS

Saya lanjutkan, saya tidak ada maksud yang tidak dapat dibaca, apalagi maksud tidak baik, saya telah melakukan upaya terbuka dalam kehidupan kita bernegara dan bermasyarakat. Tidak ada maksud lain kecuali perbaikan sebab itulah amanah dalam kehidupan. #UntukKebaikanPKS

Langkah saya untuk melaporkan Sdr. @msi_sohibuliman ke aparat penegak hukum adalah murni karena sebagai warga negara kita perlu mendudukkan perkara. Kita perlu saling membantu untuk menjadi lebih baik dan benar. Upaya hukum ini adalah untuk perbaikan. #UntukKebaikanPKS

Saya telah menempuh jalur hukum sejak 20 April 2016 ketika saya mengajukan  gugatan perdata ke PN Jaksel atas pemecatan saya yang saya anggap tidak berdasar, dan manipulatif. ALHAMDULILLAH, 14/12/2016 gugatan saya diterima dan pemecatan dinyatakan tidak sah. #UntukKebaikanPKS

Persis setahun kemudian 14/12/2017 Pengadilan Tinggi Jakarta juga memenangkan saya atas banding yang diajukan @msi_sohibuliman dan kawan-kawan. Pengadilan meminta saya dipulihkan. Memang kita menunggu kasasi tetapi gangguan dilontarkan silih berganti. #UntukKebaikanPKS

Gangguan yang paling berat dan saya terus redam adalah ketidakpercayaan kepada keputusan pengadilan yang meminta posisi saya sebagai #KaderPKS, Anggota dan Pimpinan DPR. Cerita fiksi terus dikembangkan di dalam partai juga di publik. Karakter saya digugat. #UntukKebaikanPKS

Terakhir yang membuat saya menganggap bahwa Sdr @msi_sohibuliman sudah melampaui batas adalah karena membuat wawancara dan kampanye media bahwa, “Fahri Berbohong dan Membangkang”. Begitulah berita membanjiri media sejak 1 Maret 2018 lalu. #UntukKebaikanPKS

Sekarang reputasi saya digugat. Saya mendapat tuduhan baru sebagai “pembohong” dan “pembangkang”. Sungguh ini memasuki pengertian saya yang paling dasar dari eksistensi. Saya merasa sedang dirusak dan dihilangkan. Padahal pengadilan memenangkan saya. #UntukKebaikanPKS

Saya bertanya pada diri saya, “Apa sih yang saya perjuangkan? Apakah saya sedang mempertahankan jabatan? Apakah reputasi saya tidak laku dijual? Apakah saya tak dapat diterima di tempat lain? Apa yang paling berharga untuk saya pertahankan?“ #UntukKebaikanPKS

Maka pertanyaan yang paling mengganggu saya adalah soal reputasi dan harga diri yang saya perjuangkan sepanjang hidup saya. Itu seperti sebuah rumah yg pondasinya saya letakkan kokoh dan batu-batanya saya susun perlahan satu persatu. #UntukKebaikanPKS

Secara umum, menurut saya dalam sistem politik yang gamang  ini, PKS termasuk partai yang memiliki sistem pendidikan berjenjang dan menyusun tangga reputasi kita secara bertahap. Reputasi itu diuji dalam kebersamaan setahap demi setahap. #UntukKebaikanPKS

Dan saya telah melalui tahapan yang panjang untuk nama baik dan reputasi saya. Saya mengikuti kaderisasi berjenjang bahkan sebelum partai terbentuk sekitar 1992 (Lebih 1/4 abad lalu) dan setengah dari umur terbaik saya ini telah ada dalam keterlibatan penuh. #UntukKebaikanPKS

Jadi, setelah reputasi dan harga diri saya terbentuk melalui batu bata yang saya susun secara teliti satu persatu sehingga membentuk rumah karakter saya yang terus diperbaiki, sekarang ada yg bilang itu semua bohong. Setelah sejarah saya dihapus, saya akan dikubur habis.

Sekali lagi, sebagai warga negara dan tentu sebagai saudara saya telah membawa sengketa ini kepada sengketa keperdataan. Di sana negara hadir sebagai penengah dalam perselisihan antar warga megara. Mediasi gagal karena ketidakhadiran dan akhirnya saya menang. #UntukKebaikanPKS

Meski saya tahu ada banyak perbuatan pidana dalam kasus pemecatan saya ini, saya tidak mau menghadirkan negara sebagai pemaksa. Tapi, kini nampaknya setelah banyak #KaderPKS dan para senior menasihati, waktunya tiba. #UntukKebaikanPKS

Kasus ini juga telah secara sistematis merusak #NamaPKS terutama karena nilai dasar yang selama ini jadi pegangan yaitu Islam dan Keadilan diabaikan.  Bagaimana kita membiarkan para pelaku perbuatan melawan hukum menggunakan partai untuk membela diri? #UntukKebaikanPKS

Saya mohon maaf kepada #KaderPKS yang belum paham dan merasa terganggu. Percayalah bahwa niat saya baik. Saya ingin buktikan bahwa kader-kader adalah yang membesarkan partai. Karena itu jangan ada kezaliman kepada siapapun. #UntukKebaikanPKS

PKS masih punya peluang untuk menang pemilu 2019 jika dipimpin dengan kebaikan hati dan bukan dengan  keangkuhan yang membuatnya terus menerus nampak eksklusif dan tak bisa dimasuki. Maka kepemimpinan perlu reformasi. #UntukKebaikanPKS

Semoga Allah SWT memudahkan langkah bersama kita:

“Aku hanya bermaksud (mendatangkan) perbaikan selama aku masih sanggup.Dan petunjuk yang aku ikuti hanya dari Alloh. Kepada-Nya aku bertawakal, dan kepada-Nya (pula) aku kembali. (QS 11 Hud ayat 88). #UntukKebaikanPKS.

Fahri Hamzah sebelumnya telah berencana melaporkan Presiden PKS, Sohibul Iman. Dasar keinginannya itu adalah ucapan Sohibul yang dinilainya sebagai fitnah. “ALHAMDULILLAH. Berkas Saudara @msi_sohibuliman telah lengkap dan saya akan bawa ke Mabes Polri secepatnya. Niat saya adalah memperbaiki partai yang saya perjuangkan sejak awal. Bismillah,” Rabu (6/3/2018). (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version