View Full Version
Rabu, 11 Jul 2018

Pertimbangan Cawapres Hal Penting di Pilpres 2019

JAKARTA (voa-islam.com)- Kurang lebih satu bulan pendaftaran Capres-Cawapres segera dilaksanakan. Namun nama-nama yang dianggap berpotensi hingga kini belum menunjukkan kepastian, mungkin termasuk Joko Widodo walau sudah dideklarasikan.

Pun termasuk Cawapres, Jokowi juga tidak kunjung mengumumkannya, padahal menurut beberapa politisi yang mendukungnya, sudah ada nama (yang dikantongi). Di samping itu, sebagaimana ditemukan survei lembaga KedaiKOPI, masyarakat luas menganggap pasangan (Cawapres) mempunyai andil penting. Berpengaruh.

“Publik menganggap calon wakil presiden merupakan pertimbangan penting dalam memilih presiden. 53,3 persen responden menyatakan faktor calon wakil presiden menentukan pilihan mereka," peneliti KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo, Rabu (11/7/2018). 

Menurut temuannya, kriteria cawapres secara umum publik menghendaki wakil presiden yang berlatar belakang pegiat anti korupsi (90,2 persen), akademisi (86,1 persen), militer (83 persen), ulama atau santri (80,8 persen), pemimpin daerah (79,4 persen), aparat penegak hukum (79,1 persen), birokrat (76,7 persen), pengusaha, (72,6 persen), dan petinggi partai politik (61,4 persen).

"Dari hasil survei terbaru kami, isu korupsi masih menjadi 4 besar masalah utama di Indonesia setelah ekonomi, pengangguran, dan terorisme. Ditambah dengan persepsi publik terhadap pencalonan eks narapidana kasus korupsi yang tidak disetujui oleh 90,7 persen pemilih. 

Dua kondisi ini menjadikan cawapres yang berlatar belakang pegiat anti korupsi memiliki nilai strategis," ujar Kunto seraya memberikan analisisnya terhadap data hasil survei. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version