View Full Version
Senin, 23 Jul 2018

Politisi Demokrat Curiga Pertamina jadi Bancakan Partai Penguasa

JAKARTA (voa-islam.com)- Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahean mencurigai salah satu partai yang sepertinya menjadikan perusahaan milik Negara seperti Pertamina menjadi bancakan. Kecurigaan Ferdinand itu dialamatkan ke partai penguasa.

“Pertamina jadi target bancaan partai penguasa. Benarkah PDIP dorong Nicke jadi Dirut sementara Nasdem dorong Hanung? Jika ini benar, maka tidak heran saya dengan kehadiran Riza Chalid di Nasdem di depan Jokowi. @pertamina @jokowi,” demikian kata Ferdinand, Sabtu (21/7/2018), di akun Twitter pribadi miliknya (https://twitter.com/lawanpolitikjkw/status/1020507761585471488?s=21).

Tidak hanya itu yang ia curigai. Ferdinand misalkan saja melihat Pertamina juga mengalami hal-hal yang tak lazim terkait posisi, yang ditempati para pendukung pengusa. “Tiga bulan @pertamina tidak memiliki Dirut definitif.  Ini pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dan @jokowi dalam pusaran perebutan posisi Dirut oleh partai-partai penguasa. 

Pertamina itu hajat hidup rakyat banyak, dibiarkan tanpa nakhoda dalam waktu lama (https://twitter.com/lawanpolitikjkw/status/1020508465662328832?s=21).”

Ketika ada para buzzer penguasa membangun narasi Petral ditutup dan mafianya disikat, justru menurut Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Demokrat ini kebohongan mereka dibongkar seketika. “Orang yang selama ini menjadi terduga mafia petral hadir di hadapan presiden. Dan parahnya, mantan Dirut Petral jadi nominasi Dirut @pertamina (https://twitter.com/lawanpolitikjkw/status/1020509053292720129?s=21).”

Ferdinand, masih menurut dia, kalau cuma sekedar bayar 50 artis jadi caleg, itu murah meriah sekali dibanding mendapatkan posisi Dirut @pertamina. Mafia minta Dirut, mafia bayar Caleg (https://twitter.com/lawanpolitikjkw/status/1020509488200134658?s=21).”

Dia dan harus disebut dengan kata KAMI, mengaku bertahun-tahun telah mengikuti gerak Pertamina dan selalu kumpul diskusi agar Pertamina bisa besar. “Sayangnya, kebijakan Pemerintah sama sekali tidak menunjukkan ingin membesarkan Pertamina, tapi justru menggerogoti pertamina untuk citra politik (https://twitter.com/lawanpolitikjkw/status/1020512980738355200?s=21).” (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version