View Full Version
Rabu, 25 Jul 2018

Enak dan Gurihnya Dagang Kekuasaan

JAKARTA (voa-islam.com)- Salah satu mantan menteri Joko Widodo mengatakan bahwa berdagang kekuasaan itu nyatanya memiliki cita rasa. Sampai-sampai ia menyindir seseorang yang ketika itu belum masuk sebagai salah satu orang terkaya tetapi kini sebaliknya.

“‘Dagang kekuasaan itu memang enak dan gurih’. 2004 belum masuk daftar 100 orang terkaya Indonesia. Hari ini masuk 52 orang terkaya Indonesia, apalagi kalau bukan dagang kekuasaan. Belum kroni-kroninya,” demikian sindir Rizal Ramli, mantan Menkomaritim, di akun Twitter pribadi miliknya.

Selain itu, Rizal nampak mengingatkan lembaga negara, yakni Mahkamah Konstitusi untuk berpikir lurus atau sinkron dalam menetapkan sesuatu. Belum terang siapa yang dimaksud oleh Rizal.

Namun, bila diamati dari cuitannya, Rizal tampak ingin mengingatkan seseorang yang ingin kembali menjadi pemimpin di negeri ini.

“Hakim-hakim Mahkamah Konstitusi tolong selaraskam akal budi dan hati Nurani.”

Sebelumnya, Rizal mengingatkan Jusuf Kalla dengan penguasaha Sofyan Wanandi. Entah soal usaha, atau soal lain seperti politik. Berikut cuitan Rizal sebelumnya: Ada yg ngotot mau jadi Wapress 3x. Ndak peduli, itu khianati amanah reformasi, buka Pandora Box ‘Political Decay’. Padahal kinerja  ekonomi payah karena sibuk akumulasi proyek. Jadi bertanya2: apakah ini hanya sekedar utk bisa proteksi gurita business, atau “survival” bisnis. (https://twitter.com/ramlirizal/status/1021971076111380481?s=21)

Bang Yusuf Kala @Pak_JK, maaf Abang sudah offsett, sudah too much Saya sangat hormati Kakak Mufidah Kala Jangan terlalu mendengarkan Sofyan Wanandi, hopeng Abang yg justru mencelakakan Abang.  Abang wes wareg .. weslah (https://twitter.com/ramlirizal/status/1021996752143097856?s=21)

Sofyan Wanandi, hopeng JK, otak di belakang Judicial Review agar busa Eapres 3x. Demi kepentingan politik dan ekonominya, jerumuskan Hopeng/Nya Sofyan,, wes, Sofyan (https://twitter.com/ramlirizal/status/1021997719664177156?s=21).

(Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version