View Full Version
Selasa, 12 Feb 2019

Pendukung (Pemilih) Prabowo dianggap Bodoh? Ini Jawaban Gerindra

JAKARTA (voa-islam.com)- Salah satu warganet memberikan “perhatian” kepada para pendukung Prabowo dengan menyindir ‘prestasi apa’ yang sudah ditorehkan oleh Danjen Kopassus itu. “Perhatian” itu pun lantas dijawab oleh akun resmi milik Gerindra secara langsung dengan memention warganet tersebut.

Begini “perhatian” yang diberikan oleh salah satu warganet dengan akun @yatedloted, pada hari Selasa, 12 Februari 2019, pukul 09.19 WIb:

Salah satu kebodohan yg sering ditunjukkan pendukung Prabowo adalah ketika ditanya alasannya memilih Prabowo? Jawaban selalu menyalahkan dan menjelekan Jokowi, bukan prestasi Prabowo.”

(https://twitter.com/yatedloted/status/1095145217928310784)

Akun DPP Gerindra menjawab:

“Perlu diingat, prestasi pemimpin yang dapat dianggap memiliki kriteria ideal untuk menjadi seorang presiden, tidak sama dengan prestasi pemimpin yang belum matang secara kapasitas kepemimpinan negara pada skala nasional.

Berbeda dengan sosok pemimpin dengan kriteria ideal. Jiwa kepemimpinannya setidaknya sudah pernah dirasakan mayoritas masyarakat Indonesia lintas wilayah dan provinsi.

Berbicara prestasi Pak @prabowo, admin rasa tidak perlu menyebutkan prestasi beliau dibidang militer yang selalu juara setiap pelatihan, berhasil di medan tempur, pembebasan, dll.

Mari kita bicarakan prestasi beliau dalam konteks kebangsaan dan nasionalisme.

Pak @prabowo menunjukkan nasionalisme dan prinsip kedaulatannya yang luar biasa denganmembebaskan bandara dan dermaga strategis di PT. Kiani dari cengkeraman pengusaha asing dengan membeli PT. Kiani sebelum pihak asing memilikinya.

Pak @prabowo berjuang dengan semua kekuatan finansialnya tahun 2004. Prinsip Pak @prabowo, daripada bandara tersebut dijadikan base dan pangkalan rahasia oleh negara lain dan bisa jadi membahayakan juga untuk keamanan dan privasi negara, lebih baik dia yang membelinya.

Belum menjadi kepala negara saja sudah berprestasi lewat kemampuan negosiasi ekonomi dan insting militernya. Bagaimana jika nanti beliau sudah diberi mandat dan wewenang sebagai Presiden RI?

Pak @prabowo menginisiasi pendakian tim Indonesia ke puncak gunung Everest, beliau tidak mau kita dikalahkan Malaysia dimana waktu itu Malaysia juga telah siap dengan Timnya untuk melakukan pendakian ke puncak tertinggi dunia itu.

Akhirnya bangsa Indonesia berhasil mengibarkan Merah Putih di puncak tertinggi dunia tersebut bersama dengan timnya yang terdiri dari anggota Kopassus, Wanadri, FPTI, dan Mapala UI.

Pak @prabowo memiliki sumbangsih tingkatkan prestasi olahraga Indonesia. Khususnya pencak silat dan berkuda.

Dalam masa kepemimpinannya timnas pencak silat kita tidak pernah kalah di turnamen internasional. Pak @prabowo juga pernah berhasil menjadikan tim polo berkuda kita terbaik di Asia, menglahkan Cina, India, dan Korsel.

Pak @prabowo pernah mempunyai program Taruna Nusantara, beliau mengirimkan anak-anak Indonesia yang memiliki potensi untuk belajar ke luar negeri seperti Jepang, Amerika, Australia, dll.

Selain itu Pak @prabowo juga kerap memberi tunjangan pendidikan untuk anak-anak di sekitar rumahnya di Hambalang. Hampir 100 anak ditingkat SMP dan SMA yang disekolahkan oleh Pak @prabowo.

Pak @prabowo telah berkomitmen menyelamatkan kurang lebih 300 TKW bermasalah, utamanya di Yordania berkat kedekatan beliau dengan Raja Yordania, Abdullah II.

Jauh sebelum momentum pemilu, Pak @prabowo telah bolak-balik demi memperjuangkan nasib TKI kita di negeri jiran. Perjuangan beliau dalam membebaskan Wilfrida adalah salah satu contohnya.

Pak @prabowo terpilih menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia @hkti periode 2004-2009 dan periode berikutnya 2010-2015.

HKTI adalah sebuah organisasi sosial di Indonesia yang berskala nasional, berdiri sendiri dan mandiri yang dikembangkan berdasarkan kesamaan aktivitas, profesi, dan fungsi di dalam bidang agrikultur dan pengembangan pedesaan.

Pak @prabowo pernah menjadi Ketua APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia). APPSI adalah organisasi independen yang memperjuangkan hak dan kesejahteraan pedagang pasar Indonesia.

Saat menjabat Ketua Umum APPSI, Pak @prabowo kerap menyuarakan agar Pemerintah membatasi hipermarket dengan mengatur jaraknya agar tidak merugikan pedagang kecil.

Gerakan #RevolusiPutih (Sekarang Gerakan Emas) merupakan pemikiran Pak @prabowo untuk membangun karakter bangsa yang sehat dan kuat. Salah satu caranya menjadikan susu sebagai konsumsi rakyat Indonesia setiap harinya.

Dan masih banyak lagi prestasi Pak @prabowo walaupun beliau belum menjabat sebagai kepala negara. Sekarang jika kami menanyakan prestasi jokowi, saudara bisa menyebutkan? Tolong jangan dijawab dengan prestasi impor."


latestnews

View Full Version