View Full Version
Kamis, 12 Sep 2019

Mengenang BJ Habibie: Pemimpin Demokratis

JAKARTA (voa-islam.com)- Muhammad Said Didu mengaku kebaikkan almarhum BJ Habibie untuk bangsa dan Negara tak perlu dipertanyakan, juga kebaikkan Habibie ke dirinya.

“Terlalu banyak kebaikan Bpk kepada bangsa dan Negara. Terhdap diri saya, disposisi Bpk untuk menerima saya sebagai staf BPPT 1986 masih tersimpan, pengusung membangun pusat bioteknologi, pengusung sebagai perumus GBHN dan anggota DPR/MPR dan lain-lain.

Saya salah satu yang mendapatkan perhatian khusus Pak Habibie,” pengakuannya, di akun Twitter-nya.

Di tahun 1986, diterima Said mengaku menjadi staf BPPT karena ia mengirim surat ke almarhum, bahwa ia tidak setuju kalau Habibie (ketika itu) hanya kembangkan pesawat, karena Indonesia negara pertanian yang butuh bioteknologi.

Beliau setuju dan saya diterima.”

Ustaz Tengku Zulkarnain, tokoh umat Islam menyatakan bahwa Habibie adalah orang baik. Meninggalnya Habibie mirip janji nabi atas Habibie.

“Nabi janji jika banyak orang bilang yang wafat itu orang baik, maka BAIKLAH DIA. Ya Allah saya bersaksi beliau orang baik. Kami ikut berduka,” cuitannya.

Harapan banyak orang tentu demikian. Pun dengan praktisi hukum Ahmad Yani. Habibie, kata dia, selain ahli teknologi, juga negarawan.

“Semoga kita dapat meneladani kenegarawanan beliau dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

(Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version